ITTC 2026 Digelar 20 Juli, Bupati Fahmi Ikut Turun ke Meja Pertandingan
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- print Cetak

Foto: Rapat koordinasi persiapan International Table Tennis Championship 2026 (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com -Kabupaten Paser akan menjadi sorotan dunia olahraga tenis meja pada 20–26 Juli 2026. Untuk pertama kalinya, daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah Paser International Table Tennis Championship (ITTC) 2026, turnamen yang menghadirkan atlet nasional hingga mancanegara. Menariknya, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dijadwalkan ikut meramaikan kejuaraan dengan turun langsung bertanding melawan atlet luar negeri pada kategori khusus.
Hingga awal Juli, panitia mencatat sebanyak 153 atlet telah memastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta beberapa negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Filipina, dan Kamboja. Sementara itu, keikutsertaan atlet dari Korea Selatan dan Jepang masih menunggu penyelesaian proses administrasi keimigrasian.
Ketua Panitia ITTC 2026, Arief Rahman, mengatakan pembukaan turnamen akan berlangsung pada 20 Juli mendatang. Selain menyajikan persaingan antaratlet, kejuaraan ini juga akan menghadirkan pertandingan ekshibisi yang melibatkan kepala daerah.
“Pak Bupati akan ikut bertanding bersama peserta lokal menghadapi atlet-atlet dari luar negeri. Ini menjadi salah satu daya tarik dalam pembukaan ITTC tahun ini,” ujar Arief usai rapat koordinasi persiapan di Kantor Bupati Paser, Jumat (10/7/2026).
Menurut Arief, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), aparat keamanan, hingga instansi vertikal dilibatkan dalam persiapan mengingat ITTC merupakan turnamen internasional pertama yang diselenggarakan di Kabupaten Paser.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menegaskan bahwa penyelenggaraan event berskala internasional harus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diminta bekerja maksimal agar pelayanan kepada atlet dan ofisial berlangsung tanpa kendala.
“Yang kita jaga bukan hanya jalannya pertandingan, tetapi juga nama baik Kabupaten Paser. Pelayanan kepada tamu harus menjadi perhatian utama karena kesan pertama mereka akan menentukan citra daerah kita,” tegas Fahmi.

Ia meminta panitia memastikan seluruh kebutuhan peserta telah dipersiapkan, mulai dari penjemputan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, transportasi menuju Paser, hingga fasilitas penginapan selama kejuaraan berlangsung.
Fahmi juga mengingatkan agar petugas penjemputan selalu siaga dan mengenali identitas setiap atlet sehingga tidak ada peserta yang mengalami kesulitan setibanya di Indonesia.
“Begitu mereka tiba, mereka harus langsung merasakan bahwa Paser siap menjadi tuan rumah yang baik. Pelayanan yang ramah akan menjadi kenangan yang mereka bawa pulang,” katanya.
Selain aspek pelayanan, kondisi arena pertandingan juga menjadi perhatian. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kejuaraan sebelumnya, ia meminta panitia menambah pendingin ruangan agar suhu di dalam gedung tetap nyaman bagi atlet selama bertanding.
Dalam rapat tersebut, Fahmi turut
mengapresiasi dukungan PT Kideco Jaya Agung yang membantu penyelenggaraan ITTC melalui penyediaan sarana transportasi berupa bus dan speedboat.
Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan mampu menjadikan ITTC sebagai agenda olahraga internasional yang rutin digelar di Kabupaten Paser.
“Kami ingin kejuaraan ini tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat. Semakin banyak orang datang ke Paser, semakin besar peluang ekonomi daerah ikut tumbuh,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubsi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Ali Husni, memastikan pihaknya siap mendukung kelancaran kedatangan atlet mancanegara. Namun, panitia diminta segera menyerahkan data lengkap atlet dan ofisial agar proses pemeriksaan dokumen dapat dilakukan lebih awal.
“Semakin cepat data kami terima, semakin mudah kami melakukan koordinasi terkait kebutuhan keimigrasian para peserta,” kata Ali Husni.
ITTC 2026 akan mempertandingkan sembilan kategori dengan peserta dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Selain memperebutkan gelar juara, panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan bernilai puluhan juta rupiah untuk setiap kategori. Turnamen ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan sport tourism sekaligus memperkenalkan Kabupaten Paser di tingkat internasional.(Jay)
- Penulis: Editor






Saat ini belum ada komentar