Serius Bina Atlet, Perbasasi Paser Hadirkan Batting Cage dan Home Base
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- print Cetak

Foto: Ketua Perbasasi Paser, Aji Muhammad Tomy(ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pengurus Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2026.
Di bawah kepemimpinan Ketua Perbasasi Paser, Aji Muhammad Tomy, berbagai terobosan dilakukan untuk meningkatkan kualitas latihan atlet baseball dan softball. Salah satunya dengan menyulap lahan kosong di kawasan Perumahan Graha Nuna 1, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, menjadi fasilitas latihan batting cage.
Tomy mengatakan, fasilitas tersebut dibangun untuk menunjang program latihan atlet, khususnya dalam mengasah kemampuan teknik memukul bola yang menjadi salah satu aspek penting dalam cabang olahraga baseball dan softball.
“Kami memusatkan latihan di Perumahan Graha Nuna 1 dengan memanfaatkan lapangan perumahan yang kami sulap menjadi batting cage,” ujar Tomy, Senin (22/6/2026)
Langkah tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang mulai dijalankan setelah kepengurusan baru Perbasasi Paser dilantik pada April lalu. Selain menyiapkan sarana latihan, Perbasasi juga mendatangkan sejumlah pelatih berpengalaman dari berbagai daerah, seperti Pulau Jawa, Kalimantan Selatan, Kota Balikpapan, serta pelatih lokal asal Paser.
Menurut Tomy, keberadaan pelatih berkualitas menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan atlet agar mampu bersaing di tingkat provinsi.
Meski telah memiliki batting cage sebagai pusat latihan, para atlet juga rutin menjalani latihan di lapangan yang lebih luas untuk menyesuaikan kebutuhan program pembinaan.

“Terkadang kami menggunakan lapangan mini soccer di Desa Senaken, kadang juga berlatih di lapangan Andis dan Lapangan Garuda. Untuk lapangan di Kilometer 5 masih dalam proses penyelesaian,” katanya.
Perbasasi Paser menargetkan mampu meraih medali emas pada ajang Porprov Kaltim 2026. Untuk mendukung target tersebut, setiap tim, baik baseball maupun softball, ditangani oleh satu pelatih kepala yang dibantu dua asisten pelatih.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, Perbasasi Paser juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa dua unit home base atau rumah atlet yang terpisah antara putra dan putri. Fasilitas tersebut berada di kawasan Perumahan Graha Nuna dan difungsikan sebagai pusat pembinaan atlet.
Tomy menjelaskan, konsep pemusatan atlet dalam satu kawasan bertujuan membangun kekompakan tim sekaligus memudahkan pelatih dalam menjalankan program latihan dan pengawasan sehari-hari.
“Home base yang kami siapkan sudah kami koordinasikan dengan Kepala Disporapar. Kami menyiapkan dua rumah, satu untuk atlet putri dan satu lagi untuk pelatih, semuanya berada di kawasan Perumahan Graha Nuna,” ujarnya.
Saat ini, atlet baseball dan softball Kabupaten Paser masih menjalani tahap persiapan umum. Sembari menunggu jadwal pemusatan latihan (training camp/TC) di luar daerah, seluruh atlet terus menjalani program latihan secara intensif guna meningkatkan kemampuan fisik, teknik, dan kerja sama tim.
Dengan dukungan fasilitas yang terus dibenahi serta program pembinaan yang lebih terstruktur, Perbasasi Paser optimistis mampu meningkatkan prestasi dan bersaing dalam perebutan medali pada Porprov Kaltim VIII Tahun 2026.(Jay)
- Penulis: Admin






Saat ini belum ada komentar