Sekretariat DPRD Paser Terapkan Efisiensi Tanpa Ganggu Kinerja Dewan
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- print Cetak

Foto:Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, Iskandar Zulkarnain (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sekretariat DPRD Kabupaten Paser mulai mengubah pola operasional sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Paser. Pengurangan perjalanan dinas, pembatasan pendampingan kegiatan anggota dewan, hingga penyederhanaan konsumsi rapat menjadi sejumlah langkah yang ditempuh agar belanja daerah lebih terkendali tanpa menghambat pelayanan kepada DPRD.
Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, Iskandar Zulkarnain, mengatakan seluruh perangkat daerah diminta menyesuaikan penggunaan anggaran sesuai kebijakan efisiensi yang ditetapkan pemerintah daerah. Karena itu, Sekretariat DPRD turut melakukan penataan pada sejumlah kegiatan operasional.
“Prinsipnya pelayanan kepada pimpinan dan anggota DPRD tetap berjalan. Yang kami lakukan adalah mengatur kembali pola penggunaan anggaran agar lebih efisien tanpa mengurangi fungsi pelayanan,” kata Zulkarnain, Selasa (7/7/2026).
Salah satu penyesuaian dilakukan pada kegiatan kunjungan kerja anggota DPRD. Jika sebelumnya satu rombongan dapat didampingi lebih dari satu pegawai sekretariat, kini pendampingan dibatasi hanya satu orang staf untuk kegiatan yang memang membutuhkan dukungan administrasi secara langsung.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan anggaran operasional sekaligus memastikan pelayanan tetap berlangsung sesuai kebutuhan.
Selain itu, pelaksanaan perjalanan dinas luar daerah kini juga lebih selektif. Setiap agenda harus memiliki urgensi yang jelas dan memberikan manfaat langsung terhadap pelaksanaan tugas kedewanan sebelum mendapat persetujuan.
Ia menyebutkan, selama bulan lalu Sekretariat DPRD hanya melaksanakan dua kali perjalanan dinas ke Samarinda untuk mendukung pembahasan Panitia Khusus (Pansus).

“Kalau suatu persoalan masih dapat diselesaikan melalui koordinasi atau komunikasi, tentu tidak perlu melakukan perjalanan dinas. Kami mengutamakan efisiensi, sehingga perjalanan hanya dilakukan apabila memang benar-benar diperlukan,” ujarnya.
Upaya penghematan juga diterapkan pada penyediaan konsumsi rapat. Menu yang sebelumnya berupa makanan berat kini diganti dengan makanan ringan sebagai bagian dari penyesuaian belanja operasional rutin.
Meski sejumlah pengeluaran dibatasi,
Zulkarnain, memastikan seluruh agenda kedewanan tetap berjalan sesuai jadwal. Pelayanan administrasi, rapat alat kelengkapan dewan, hingga kegiatan persidangan tetap menjadi prioritas Sekretariat DPRD.
Ia mengakui pada awal penerapan kebijakan efisiensi sempat terjadi penyesuaian ritme kerja karena adanya perubahan mekanisme operasional. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama karena seluruh pegawai mampu beradaptasi dengan sistem yang baru.
“Sekarang ritme kerja sudah kembali normal. Semua pegawai telah memahami pola kerja yang menyesuaikan kondisi anggaran, sehingga target pekerjaan tetap bisa diselesaikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
Melalui penyesuaian tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Paser berharap kebijakan efisiensi anggaran dapat berjalan optimal sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada lembaga legislatif. Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif di tengah pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.(Jay)
- Penulis: Editor






Saat ini belum ada komentar