Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Kejar Kemantapan Jalan di Atas Standar Nasional, Paser Luncurkan Proyek Multi Years Rp1,798 Triliun

Kejar Kemantapan Jalan di Atas Standar Nasional, Paser Luncurkan Proyek Multi Years Rp1,798 Triliun

  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Paser berencana menggenjot pembangunan infrastruktur jalan melalui skema kontrak tahun jamak (multi years) mulai 2027. Sebanyak 48 ruas jalan kabupaten yang tersebar di 10 kecamatan akan menjadi prioritas penanganan dengan nilai anggaran mencapai Rp1,798 triliun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Asnawi, mengungkapkan bahwa program tersebut telah memperoleh persetujuan DPRD Paser setelah melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang kini telah diparipurnakan.

“Pembahasan di DPRD sudah selesai dan disepakati. Ada 48 ruas jalan yang masuk dalam program multi years dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,798 triliun,” ujar Asnawi, saat ditemui, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik dirancang berlangsung selama tiga tahun, sedangkan pembayaran dilakukan bertahap dengan alokasi sekitar Rp600 miliar setiap tahun anggaran.
Menurut Asnawi, skema tersebut difokuskan untuk kegiatan peningkatan dan pembangunan jalan yang berada di bawah Bidang Bina Marga. Sementara usulan dari Bidang Cipta Karya yang sebelumnya sempat masuk dalam daftar program akhirnya tidak diakomodasi setelah dilakukan pembahasan dan konsultasi lebih lanjut.

“Setelah melalui sejumlah pertimbangan, kegiatan yang memungkinkan dikerjakan melalui skema tahun jamak saat ini hanya yang berkaitan dengan Bina Marga,” katanya.

Foto: Ruas jalan menuju ke Muara Paser yang akhirnya masuk pengerjaan dengan menggunakan skema Multi Years (Jay/kaltimupdate)

Program itu diharapkan mampu meningkatkan kemantapan jalan kabupaten yang saat ini masih berada di angka sekitar 47 persen. Dengan pelaksanaan proyek secara bertahap hingga tiga tahun ke depan, pemerintah menargetkan kondisi jalan dapat melampaui standar kemantapan nasional yang berada pada kisaran 65 persen.

“Harapannya, setelah seluruh pekerjaan selesai, tingkat kemantapan jalan di Paser bisa berada di atas standar nasional,” jelasnya.

Dari total panjang jalan kabupaten sekitar 1.183 kilometer, lebih dari 600 kilometer di antaranya masih memerlukan penanganan. Karena itu, pemerintah daerah menilai skema multi years menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran tahunan.

“Kalau hanya mengandalkan anggaran rutin setiap tahun, progresnya sangat terbatas. Tahun 2026 misalnya, kemampuan penanganan jalan kita hanya sekitar 30 kilometer,” ungkap Asnawi.

Ia juga memastikan ruas jalan menuju Muara Pasir termasuk dalam daftar prioritas program tahun jamak tersebut. Selain itu, pada 2026 pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp19 miliar untuk mendukung pembangunan jalan di kawasan tersebut.
Tak hanya itu, Pemkab Paser juga mengusulkan tambahan pendanaan melalui Dana Inpres Jalan Daerah senilai kurang lebih Rp35 miliar yang saat ini sedang dalam tahap verifikasi oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional.

“Mudah-mudahan kombinasi beberapa sumber pendanaan ini bisa mempercepat penyelesaian ruas Padang Pengrapat–Muara Pasir,” katanya.

Foto: Ruas jalan menuju ke Muara Paser yang akhirnya masuk pengerjaan dengan menggunakan skema Multi Years (Jay/kaltimupdate)

Sementara itu, salah satu ruas dengan kebutuhan biaya terbesar adalah jalan Kerang–Tanjung Aru yang memiliki panjang sekitar 24 kilometer. Meski belum dapat dituntaskan seluruhnya melalui skema yang tersedia, pemerintah tetap mengalokasikan dukungan anggaran untuk melanjutkan pembangunannya. Untuk ruas Mengkudu–Lomu dan Lomu–Pengguren, Asnawi optimistis pekerjaan dapat dirampungkan pada 2026.

“Target kami dua ruas tersebut selesai tahun depan. Kalaupun masih ada pekerjaan tersisa, volumenya tidak banyak,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan proyek, DPUTR berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal dengan dukungan pengawasan dari berbagai pihak. Asnawi menilai pengawasan lapangan sangat penting untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap sesuai spesifikasi.

“Kami mengharapkan keterlibatan DPRD, Inspektorat, APIP, hingga kejaksaan dalam melakukan pengawasan dan pendampingan. Semakin banyak pengawasan, semakin baik kualitas pekerjaan yang dihasilkan,” tuturnya.
Ia menambahkan, setiap temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti oleh DPUTR agar tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar.

“Jika ada laporan atau temuan, kami siap turun langsung melakukan pengecekan. Tujuan akhirnya adalah memastikan proyek berjalan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya (Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Dugaan aksi pencurian di kawasan galangan kapal, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, berujung maut. Seorang pria yang diduga hendak mencuri barang milik perusahaan tewas setelah terlibat perkelahian dengan penjaga malam, Minggu (10/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan Polsek Palaran. Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam insiden berdarah itu guna […]

  • Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan 1.49h Play Button

    Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan

    • 0Komentar

    TANA PASER, KaltimUpdateNews.com-Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Paser menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan Kelas II Tana Paser, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digalakkan pemerintah. Sekitar 200 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut, termasuk personel Polres Paser, anggota TNI AL, kepala desa, dan warga […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Grogot dan Warga Tepian Batang Gotong Royong Perbaiki Jalan

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Grogot dan Warga Tepian Batang Gotong Royong Perbaiki Jalan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Paser. Jajaran Polsek Tanah Grogot bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan warga bergotong royong memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan di Jalan Ridwan Suwidi RT 010, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kamis (18/6/2026). Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri […]

  • Wakil Ketua DPRD Paser H. Hendrawan Putra Fokus Perjuangkan Aspirasi Warga ke APBD 2027

    Wakil Ketua DPRD Paser H. Hendrawan Putra Fokus Perjuangkan Aspirasi Warga ke APBD 2027

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Kebutuhan infrastruktur dasar masih menjadi perhatian utama masyarakat di Kecamatan Tanah Grogot. Hal itu mengemuka dalam kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser, H. Hendrawan Putra, yang berlangsung di sejumlah wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I pada 8–13 Juni 2026. Dalam kunjungannya ke Desa Perepat, Desa Sungai Langir, dan Kelurahan Tanah Grogot, Hendrawan menerima […]

  • Pemkab PPU Perkuat Pendampingan Desa dalam Penyusunan Perdes

    Pemkab PPU Perkuat Pendampingan Desa dalam Penyusunan Perdes

    • 0Komentar

    PPU. kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat upaya pembinaan pemerintahan desa melalui pendampingan penyusunan peraturan desa (Perdes) agar regulasi yang dihasilkan memiliki kepastian hukum dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar, menegaskan pemerintah kabupaten membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi desa yang ingin menyusun produk hukum, termasuk membantu […]

  • BPS: Industri Baru dan Investasi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kaltim 2025

    BPS: Industri Baru dan Investasi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kaltim 2025

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com – Perekonomian Kalimantan Timur sepanjang 2025 tetap tumbuh di tengah perlambatan sejumlah sektor utama. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat ekonomi daerah ini tumbuh 4,53 persen, ditopang meningkatnya produksi industri, masuknya investasi, serta berlanjutnya pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menyebutkan, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari meningkatnya […]

expand_less