Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser meminta pemerintah pusat segera mencari solusi atas persoalan lahan masyarakat yang berada di kawasan Cagar Alam (CA). Permasalahan itu dinilai telah menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengelola lahan permukiman dan pertanian yang sudah ditempati sejak lama.

Upaya penyelesaian persoalan tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Paser ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur. Rombongan dipimpin Ketua Komisi I Kasri bersama Wakil Ketua Komisi Umar dan sejumlah anggota, yakni Hamransyah, Edwin Santoso, Abdullah, Indra Pardian, serta Sultan Surya Pasha. Wakil Ketua I DPRD Paser Zulkifli turut hadir dalam pertemuan itu.

Dalam dialog bersama BKSDA Kaltim, DPRD Paser menyampaikan keresahan masyarakat yang selama ini terkendala aturan kawasan konservasi. Banyak warga disebut tidak lagi leluasa memanfaatkan lahan yang telah mereka tinggali secara turun-temurun karena masuk dalam wilayah Cagar Alam.

Wakil Ketua I DPRD Paser Zulkifli menegaskan pemerintah perlu hadir untuk memberikan kepastian bagi masyarakat yang terdampak status kawasan tersebut.

“Warga di kawasan itu sudah tinggal sejak lama, bahkan sebelum ada penetapan Cagar Alam. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat tidak dirugikan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ketua Komisi I DPRD Paser Kasri menilai persoalan tersebut tidak bisa dipandang semata dari sisi regulasi konservasi, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek sosial masyarakat yang telah lama bermukim di wilayah pesisir.

“Kami berharap ada kebijakan yang mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi kawasan konservasi,” katanya.

Menurut Kasri, sebagian masyarakat menggantungkan hidup dari aktivitas pertanian dan usaha pesisir sehingga keterbatasan pengelolaan lahan berdampak langsung terhadap ekonomi warga.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Paser Hamransyah mengatakan pemerintah daerah memiliki ruang gerak yang terbatas karena kawasan tersebut berada di bawah kewenangan konservasi.

“Karena statusnya kawasan lindung, pemerintah daerah juga tidak bisa leluasa membangun fasilitas maupun melakukan penataan wilayah di sana,” jelasnya.

Ia meminta pemerintah pusat bersama instansi terkait menyiapkan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk kemungkinan penyediaan lahan relokasi maupun lahan usaha bagi warga terdampak.

“Kalau relokasi menjadi pilihan, masyarakat harus dipastikan mendapatkan tempat tinggal dan sumber penghidupan yang layak. Jangan sampai masyarakat justru kehilangan masa depan,” tegas Hamransyah.

Selain itu, DPRD Paser juga mendorong agar persoalan tersebut dibahas lebih lanjut bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) guna mencari solusi yang tidak merugikan masyarakat maupun merusak kawasan konservasi.

Dalam pertemuan itu, BKSDA Kalimantan Timur menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi koordinasi lanjutan dengan Direktorat Jenderal KSDAE terkait persoalan lahan warga di kawasan Cagar Alam Kabupaten Paser.(Jay)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan 1.49h Play Button

    Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan

    • 0Komentar

    TANA PASER, KaltimUpdateNews.com-Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Paser menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan Kelas II Tana Paser, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digalakkan pemerintah. Sekitar 200 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut, termasuk personel Polres Paser, anggota TNI AL, kepala desa, dan warga […]

  • Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Dugaan aksi pencurian di kawasan galangan kapal, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, berujung maut. Seorang pria yang diduga hendak mencuri barang milik perusahaan tewas setelah terlibat perkelahian dengan penjaga malam, Minggu (10/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan Polsek Palaran. Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam insiden berdarah itu guna […]

  • Menang Lelang Tapi Tak Bayar, Puluhan Mobil Dinas Paser Kembali Dilepas

    Menang Lelang Tapi Tak Bayar, Puluhan Mobil Dinas Paser Kembali Dilepas

    • 0Komentar

    TANA PASER- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser kembali melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tidak lagi digunakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penataan serta optimalisasi barang milik daerah (BMD) agar lebih efektif dan bernilai guna. Pelaksanaan lelang dilakukan melalui kerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Balikpapan, yang menangani seluruh tahapan mulai […]

  • Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Belum adanya kepastian terkait kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang menimbulkan kekhawatiran di daerah. DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai situasi ini berpotensi berdampak serius terhadap keberlangsungan tenaga kerja di sektor pertambangan. Anggota Komisi II DPRD Kukar, Hendra, menyampaikan bahwa isu pengurangan produksi tambang harus dicermati secara hati-hati karena beririsan langsung […]

  • Dukung Pengembangan Tambak, PT Borneo Indah Marjaya dan PT Palma Plantasindo Salurkan Bibit Bandeng di Desa Lori

    Dukung Pengembangan Tambak, PT Borneo Indah Marjaya dan PT Palma Plantasindo Salurkan Bibit Bandeng di Desa Lori

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dilakukan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) dengan menyalurkan bantuan bibit ikan bandeng beserta pakan kepada Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kedua perusahaan yang merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. tersebut menyasar kelompok […]

  • Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

    Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Krisis pasokan BBM bersubsidi mulai memukul sektor transportasi sungai di Kalimantan Timur. Di Pelabuhan Kunjang, Samarinda, aktivitas kapal nyaris terhenti total sejak akhir pekan lalu. Dampaknya, puluhan buruh pelabuhan kehilangan mata pencaharian dan terancam tidak mampu memenuhi kebutuhan makan keluarga. Ketua Buruh Pelabuhan Kunjang, Muhammad Hatta, mengatakan berhentinya operasional kapal secara langsung memutus sumber […]

expand_less