Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Polres Paser Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Motor Diamankan dalam Pengungkapan Terbesar Lima Tahun Terakhir

Polres Paser Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Motor Diamankan dalam Pengungkapan Terbesar Lima Tahun Terakhir

  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Rentetan kasus pencurian kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan warga di Kabupaten Paser mulai menemukan titik terang. Jajaran Polres Paser berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor hasil curian dan menetapkan dua orang tersangka dalam pengungkapan yang disebut sebagai kasus curanmor terbesar dalam lima tahun terakhir.

Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, menyebut pengungkapan tersebut merupakan hasil pengembangan intensif dari sejumlah laporan kehilangan kendaraan yang diterima polisi sejak Mei 2026. Dari proses itu, penyidik menemukan pola aksi pelaku yang diduga telah beroperasi hampir satu tahun di sejumlah wilayah Kabupaten Paser.

“Kasus ini menjadi pengungkapan curanmor terbesar yang berhasil kami tangani dalam lima tahun terakhir. Penyelidikan berkembang dari beberapa laporan masyarakat hingga akhirnya mengarah pada identifikasi pelaku dan barang bukti,” kata AKBP Novy Adi dalam konferensi pers yang turut dihadiri Wakapolres Kompol Anton Saman dan Kasatreskrim AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, Senin (25/5/2026).

Kasus tersebut bermula dari laporan kehilangan satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KT 2724 EBE milik warga di Perumahan Tapis Indah Regency, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot. Kendaraan dilaporkan hilang pada 9 Mei 2026 setelah diparkir di depan rumah sejak malam sebelumnya.

Korban baru menyadari motornya raib saat bangun pada pagi hari. Atas kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp21 juta dan melaporkannya ke polisi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polres Paser melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai dugaan transaksi penjualan sepeda motor tanpa dokumen resmi dengan kondisi kunci kontak rusak pada 13 Mei 2026.

Saat hendak diamankan, salah seorang terduga pelaku sempat berupaya melarikan diri. Namun aparat berhasil melakukan pengejaran dan mengamankannya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian terhadap 12 sepeda motor dengan menggunakan kunci L modifikasi untuk merusak kunci kendaraan,” ujar AKBP Novy Adi

Polisi kemudian menetapkan dua tersangka, yakni SA (44) yang diduga bertindak sebagai eksekutor pencurian serta GT (44) yang diduga membantu dengan mengantar pelaku menuju lokasi sasaran.

Dari hasil pengembangan, polisi menemukan kendaraan hasil curian di sejumlah wilayah, masing-masing empat unit di Tanah Grogot, dua unit di Kuaro, tiga unit di Long Ikis, satu unit di Long Kali, serta beberapa unit lainnya di Batu Kajang. Polisi juga menyita empat kunci L modifikasi yang diduga dipakai membobol kendaraan.

Menurut penyidik, sebagian motor hasil curian dijual dalam kondisi utuh, sedangkan lainnya dibongkar lalu dijual secara terpisah dalam bentuk komponen.

“Beberapa kendaraan dijual lengkap, tetapi ada pula yang dipreteli untuk dijual per bagian, seperti mesin, velg, dan suku cadang lainnya. Hasil penjualannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata AKBP Novy Adi

Kedua tersangka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e dan f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara atau denda kategori V hingga Rp500 juta. Penyidik juga menerapkan Pasal 477 ayat (2) dengan ancaman pidana paling lama sembilan tahun penjara.

Polres Paser masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain maupun barang bukti tambahan yang belum ditemukan, mengingat aksi para tersangka diduga berlangsung sejak Agustus 2025 hingga Mei 2026.

Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan keamanan kendaraan menggunakan pengaman tambahan seperti kunci cakram atau gembok pengaman. Warga yang kehilangan kendaraan juga dipersilakan mendatangi Polres Paser dengan membawa dokumen kepemilikan resmi guna proses verifikasi dan pengembalian kendaraan tanpa biaya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tongkat Estafet Kepemimpinan Rutan Tanah Grogot Beralih, Aris Triyanto Siap Lanjutkan Inovasi 2.04 min Play Button

    Tongkat Estafet Kepemimpinan Rutan Tanah Grogot Beralih, Aris Triyanto Siap Lanjutkan Inovasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pergantian kepemimpinan kembali terjadi di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot. Aris Triyanto resmi menggantikan Yusuf Mukarom sebagai Kepala Rutan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut yang digelar di aula rutan, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang […]

  • Petaka MBG di PPU, Diduga Keracunan, Pihak SPPG Waru Bungkam

    Petaka MBG di PPU, Diduga Keracunan, Pihak SPPG Waru Bungkam

    • 0Komentar

    PPU – Baru sepekan lebih mengecap operasionalnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini menjadi sorotan tajam. Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membawa nutrisi, justru berujung pada perawatan medis massal. Sebanyak 24 siswa SDN 008 Waru dan satu pelajar SMA Negeri 2 dilaporkan mengalami gejala keracunan […]

  • APBD Kaltim 2026 Turun Tajam, Pemprov Tegaskan Beasiswa Gratispol Tetap Berjalan

    APBD Kaltim 2026 Turun Tajam, Pemprov Tegaskan Beasiswa Gratispol Tetap Berjalan

    • 0Komentar

    SAMARINDA,kaltimupdatenews.com-Tekanan fiskal yang dihadapi daerah pada 2026 tidak menggoyahkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam mempertahankan Program Gratispol Pendidikan. Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penurunan signifikan, sektor pendidikan tetap ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan. APBD Kalimantan Timur pada 2026 ditetapkan sebesar Rp15,15 triliun, turun dari Rp21,74 triliun pada 2025. Dengan […]

  • Dua Wakil Paser Berbagi Praktik Baik Pelayanan Kesehatan di Forum Nasional Leimena Conference

    Dua Wakil Paser Berbagi Praktik Baik Pelayanan Kesehatan di Forum Nasional Leimena Conference

    • 0Komentar

    JAKARTA, kaltimupdatenews.com-Kabupaten Paser mencuri perhatian dalam penyelenggaraan Leimena Conference 2026 di Ballroom Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta. Dalam forum nasional yang mempertemukan para pakar dan pemangku kepentingan di bidang pelayanan kesehatan primer itu, dua putra-putri Paser tampil sebagai narasumber dengan membawakan materi berbeda mengenai penguatan layanan kesehatan. Pembicara pertama adalah Ketua Umum Dewan […]

  • Takasinema Hadir, Perkuat Ruang Kreatif Perfilman Lokal di Paser

    Takasinema Hadir, Perkuat Ruang Kreatif Perfilman Lokal di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat ekosistem perfilman daerah terus menunjukkan perkembangan positif. Kehadiran Komunitas Takasinema yang resmi diluncurkan melalui kegiatan Layar Literasi Paser menjadi langkah baru dalam membuka ruang kreativitas, apresiasi, dan pembelajaran bagi para sineas muda di Kabupaten Paser. Peluncuran yang berlangsung di Ruang Mini Bioskop Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser itu dihadiri pegiat […]

  • TPP ASN PPU Tetap Dibayar Penuh di Tengah Tekanan Fiskal

    TPP ASN PPU Tetap Dibayar Penuh di Tengah Tekanan Fiskal

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com -Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) tetap dibayarkan secara penuh meski kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tekanan. Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan pemotongan TPP. Menurutnya, pemerintah daerah masih berupaya menjaga hak pegawai sebagai bagian dari […]

expand_less