Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Pola Aksi 214 Berubah, Penasihat Gubernur Kaltim Minta Publik Lebih Kritis

Pola Aksi 214 Berubah, Penasihat Gubernur Kaltim Minta Publik Lebih Kritis

  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM, kaltimupdatenews.com-Aksi demonstrasi bertajuk Aksi 214 di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026) menyisakan sejumlah catatan penting, terutama terkait perubahan pola gerakan massa dan pendekatan pengamanan.

Dewan Penasihat Gubernur Kaltim, Bambang Widjojanto, menilai aksi tersebut tidak bisa dipahami secara sederhana. Ia menyebut terdapat dinamika baru yang menunjukkan perubahan komposisi peserta aksi.

Menurut Bambang, salah satu perkembangan yang mencolok adalah diberikannya akses bagi massa untuk masuk ke halaman kantor gubernur, berbeda dengan aksi sebelumnya yang cenderung dibatasi di luar pagar.

“Pemberian akses itu menandakan adanya ruang yang lebih terbuka bagi masyarakat dalam menyalurkan aspirasi secara damai. Ini bagian dari proses pendewasaan demokrasi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Namun demikian, ia juga menyoroti fenomena berkurangnya keterlibatan mahasiswa menjelang akhir aksi. Kondisi tersebut dinilai penting untuk ditelusuri lebih jauh guna memahami arah dan kepentingan gerakan.

Ia mengingatkan bahwa publik perlu mempertanyakan komposisi massa yang tersisa setelah elemen mahasiswa tidak lagi dominan.

“Perlu dilihat kembali siapa yang tetap bertahan di lapangan dan apa kepentingan yang dibawa. Ini berkaitan dengan keaslian atau orisinalitas gerakan itu sendiri,” katanya.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya memperhatikan suara kelompok masyarakat yang tidak terlihat secara langsung dalam aksi, atau yang kerap disebut sebagai silent majority.

Terkait tuntutan massa untuk bertemu langsung dengan gubernur, ia menjelaskan bahwa Rudy Mas’ud telah membuka peluang dialog, namun terdapat kendala teknis dalam pelaksanaannya.

Ia menyebut, keinginan massa untuk bertemu secara keseluruhan sulit dipenuhi karena pertimbangan keamanan dan efektivitas komunikasi.

“Dialog tetap terbuka, tetapi mekanismenya harus melalui perwakilan agar pembahasan bisa berjalan efektif,” jelasnya.

Bambang menambahkan, pemerintah daerah memandang peristiwa ini sebagai bagian dari pembelajaran dalam membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

Ia pun mengajak semua pihak untuk melihat aksi tersebut secara utuh, tidak hanya dari situasi di lapangan, tetapi juga dari struktur gerakan dan aspirasi yang belum tersampaikan.

“Yang terpenting adalah bagaimana semua pihak bisa memahami konteks secara menyeluruh agar tidak terjebak pada persepsi yang keliru,” tutupnya.(*rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlindungan Pekerja Sawit Jadi Sorotan di Paser, Pemkab Dorong Sinergi BPJS dan K3

    Perlindungan Pekerja Sawit Jadi Sorotan di Paser, Pemkab Dorong Sinergi BPJS dan K3

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan bagi tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit, terutama melalui penguatan jaminan sosial ketenagakerjaan dan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menyeluruh. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, saat membuka Lokakarya Perlindungan Pekerja Sektor Perkebunan Kelapa Sawit yang digelar Solidaridad Network […]

  • Rutan Tanah Grogot Terbaik I Pelayanan Publik 2025 Versi Ombudsman RI Kaltim 2.40min Play Button

    Rutan Tanah Grogot Terbaik I Pelayanan Publik 2025 Versi Ombudsman RI Kaltim

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Komitmen meningkatkan kualitas layanan membuahkan hasil bagi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Satuan kerja pemasyarakatan tersebut meraih peringkat pertama dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Timur. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI Perwakilan Kaltim, Hamsah Fansuri, didampingi Kepala Kantor Wilayah […]

  • Paser Susun Arah Pembangunan 2027, Bupati Fahmi Fadli Tekankan Infrastruktur Merata dan Perencanaan Partisipatif

    Paser Susun Arah Pembangunan 2027, Bupati Fahmi Fadli Tekankan Infrastruktur Merata dan Perencanaan Partisipatif

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pemerintah Kabupaten Paser mulai menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kabupaten Paser Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten di pendopo Lou Bepekat,Senin (9/2/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli. […]

  • Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltim update news.com-Gelombang aksi massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan dipastikan akan mewarnai kawasan Kantor DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, hari ini. Aksi tersebut digagas oleh aliansi yang terdiri dari Remaong Kutai Berjaya (RKB), Remaong Kutai Menamang (RKM), dan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai. Aliansi menyebut aksi ini sebagai bentuk dorongan terhadap keterbukaan pemerintah daerah dalam […]

  • Resmikan Dua Jembatan, Bupati Fahmi: Pelosok Desa Berhak Menikmati Pembangunan

    Resmikan Dua Jembatan, Bupati Fahmi: Pelosok Desa Berhak Menikmati Pembangunan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Paser kembali memperkuat konektivitas wilayah pedesaan dengan meresmikan Jembatan Gantung Desa Prayon dan Jembatan Rangka Baja Sei Katas di Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam. Kehadiran dua jembatan tersebut diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok. Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, mengatakan pembangunan infrastruktur di […]

  • Pemkab PPU Musnahkan 21 Ribu Arsip Lama, Dorong Administrasi Lebih Efisien

    Pemkab PPU Musnahkan 21 Ribu Arsip Lama, Dorong Administrasi Lebih Efisien

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah tegas menertibkan dokumen pemerintahan dengan memusnahkan lebih dari 21 ribu arsip lama. Arsip yang dimusnahkan berasal dari periode 2005 hingga 2014 dan dinyatakan tidak lagi memiliki nilai administrasi maupun hukum. Asisten III Administrasi Umum PPU, Ainie, mengatakan, langkah ini bagian dari penataan arsip yang […]

expand_less