Pendulang Emas Paser Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang di Sungai Kandilo
- calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Tim Gabung saat mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Setelah dua hari hilang, Fitriadi, (34) pendulang emas tradisional di Kabupaten Paser, akhirnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal ia terjatuh saat menyeberangi sungai, Rabu (11/2/2026) lalu.
Kapolsek Batu Sopang, IPTU Agus Fahrur Rozi, mengatakan Fitriadi sehari-hari mencari emas di aliran sungai tersebut. “Korban terjatuh saat menyeberangi sungai bersama seorang saksi. Pencarian langsung dilakukan tim SAR gabungan dan masyarakat setempat,” jelasnya, Minggu (15/2/2026).
Pencarian melibatkan Polsek Batu Sopang, Koramil, Pol Airud Polres Paser, TNI AL, BPBD Paser, serta ratusan warga yang menyisir sungai dan sekitarnya. “Arus Sungai Kandilo cukup deras pada musim ini. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari,” imbuh Agus.

Setelah ditemukan, jasad Fitriadi dibawa ke Puskesmas Batu Sopang untuk visum luar. Keluarga menolak pemeriksaan medis lanjutan atau autopsi, serta memastikan tidak akan menempuh jalur hukum terkait kejadian ini.
Kasus ini menyoroti risiko tinggi bagi pendulang emas maupun warga yang menyeberangi sungai. Pihak kepolisian dan aparat desa setempat pun berencana memperkuat sosialisasi keselamatan di sungai, terutama di musim hujan.
“Kami selalu mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama ketika arus deras,” ujar Agus.(Rbn)
- Penulis: editor



Saat ini belum ada komentar