Pemkab Paser Gandeng Investor, Kandilo Plaza Siap Jadi Pusat Ekonomi Modern
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- print Cetak

Foto:Pemkab Paser saat melakukan audensi ke Kantor Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gedung II Kementerian Perdagangan RI, Gambir, Jakarta belum lama ini. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser untuk merevitalisasi Kandilo Plaza mendapatkan sambutan positif dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag). Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemkab Paser dalam mendorong iklim investasi dan pengembangan ekonomi daerah, Senin (26/01/2026).
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan apresiasi tersebut saat menerima audiensi Pemkab Paser di Kantor Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Gedung II Kementerian Perdagangan RI, Gambir, Jakarta.
“Kami ingin revitalisasi ini tidak berhenti pada rencana semata. Untuk itu, kami menghadirkan enam pelaku usaha nasional yang bergerak di waralaba, ritel, dan franchise,” ujar Iqbal.
Enam asosiasi tersebut meliputi Ketua Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) Levita Ginting Supit, Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiasi Matahari Supplier Club (AMSC), dan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI).
Para pelaku usaha menilai Kabupaten Paser memiliki potensi besar untuk pengembangan pusat perbelanjaan, termasuk Kandilo Plaza. Namun, mereka menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional dan diserahkan kepada pihak swasta agar operasional plaza lebih optimal.
“Pemerintah memiliki peran sebagai fasilitator. Sementara pengelolaan pusat perbelanjaan sebaiknya menggunakan pendekatan bisnis profesional,” ujar salah satu perwakilan.
Selain itu, calon investor juga menekankan perlunya jaminan keamanan dalam retribusi, kemudahan perizinan, mobilisasi logistik yang lancar, serta peningkatan infrastruktur transportasi. Beberapa investor bahkan membuka peluang pengembangan usaha di lokasi lain di Kabupaten Paser, baik di ibu kota Tana Paser maupun kecamatan lainnya.
Menurunnya kunjungan masyarakat ke Kandilo Plaza dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pemicu rencana revitalisasi. Faktor penyebabnya antara lain pesatnya pertumbuhan marketplace daring, terbatasnya variasi produk dan merek, serta penataan etalase yang dinilai kurang mengikuti tren terkini. Meski demikian, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Paser telah melakukan berbagai upaya, termasuk mendorong pedagang meningkatkan strategi pemasaran serta menggelar kegiatan promosi.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Adi Maulana, S.Sos., M.Si. Ia memaparkan kondisi terkini Kandilo Plaza serta potensi ekonomi Kabupaten Paser yang masih sangat besar.
“Revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun iklim investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan mengembalikan peran Kandilo Plaza sebagai pusat aktivitas ekonomi lokal,” kata Adi Maulana.
Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Paser Yusup, S.P., M.P., Kepala Bagian Perekonomian Paulus Margita, S.Sos., Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Abdul Kadir Sambolangi, S.S., M.A., Kepala Bidang Perdagangan Suherman, S.Sos., Direktur Utama Perumda Prima Jaya Taka M. Fitriansyah Mubarak, Kepala UPTD Kandilo Plaza Jamaludin, serta Pimpinan PT Bank Kaltimtara Cabang Tana Paser Noor Mahfud.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan minat investor swasta, Pemkab Paser optimistis revitalisasi Kandilo Plaza akan menghadirkan wajah baru pusat perbelanjaan yang lebih modern, kompetitif, dan mampu menjadi magnet ekonomi bagi masyarakat Paser.(RBN)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar