Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan kuota solar bersubsidi yang selama ini dikeluhkan nelayan di kawasan pesisir Teluk Adang hingga Senipah menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Paser. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, dan perwakilan nelayan Desa Muara Telake, DPRD menegaskan komitmennya mengawal usulan penambahan kuota BBM subsidi kepada pemerintah pusat agar aktivitas melaut masyarakat tidak terganggu.

RDP gabungan komisi yang berlangsung di ruang rapat DPRD Paser, Kamis (16/7/2026), dipimpin Wakil Ketua II DPRD Paser Hendrawan Putra. Turut hadir Ketua Komisi II Sukran Amin, Ketua Komisi III Abdul Azis, anggota DPRD, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Rudiansyah, perwakilan nelayan, serta manajemen PT Pertamina Patra Niaga.

Dalam forum tersebut terungkap bahwa persoalan kuota solar subsidi bukan hanya dirasakan nelayan Desa Muara Telake, tetapi hampir seluruh desa pesisir di sepanjang Teluk Adang hingga Senipah.

Hendrawan Putra mengatakan DPRD akan mengawal aspirasi nelayan agar mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Menurutnya, kebutuhan BBM bersubsidi harus dipenuhi karena menjadi penunjang utama aktivitas penangkapan ikan.

“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti di forum rapat saja. Aspirasi nelayan akan kami kawal hingga ke tingkat provinsi maupun pusat agar kuota solar subsidi bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Hendrawan.

Ia menegaskan, penambahan kuota tetap harus mengacu pada ketentuan yang berlaku. Nelayan penerima BBM subsidi diwajibkan memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) serta Pas Kecil sebagai dokumen legalitas kapal.

Namun, banyak nelayan yang belum memenuhi persyaratan tersebut karena terkendala proses administrasi.

“Kami meminta Dinas Perikanan lebih proaktif membantu nelayan mengurus dokumen. Jangan sampai mereka kehilangan hak hanya karena terkendala administrasi,” ujarnya.

Menurut Hendrawan, penerbitan Pas Kecil merupakan kewenangan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)/UPP Pondong. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan kepada nelayan agar proses pengurusan berjalan lebih cepat.

Selain persoalan kuota, DPRD juga menyoroti pengawasan distribusi solar subsidi agar tidak terjadi penyimpangan dalam penyalurannya.

“Kuota yang diperuntukkan bagi nelayan harus benar-benar sampai kepada penerimanya. Pengawasan perlu diperketat agar tidak ada penyalahgunaan yang merugikan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penetapan kuota BBM subsidi merupakan kewenangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Pertamina hanya mengajukan usulan berdasarkan data kebutuhan yang disampaikan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Rudiansyah mengatakan pihaknya siap mendukung seluruh proses administrasi yang menjadi syarat pengajuan kuota tambahan.

“Tugas kami memastikan seluruh nelayan memiliki kelengkapan administrasi, sehingga usulan penambahan kuota memiliki dasar data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Ia menjelaskan, pengurusan Kartu Kusuka dilakukan melalui pemerintah desa dengan melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, sedangkan Pas Kecil menjadi dokumen wajib yang membuktikan legalitas kapal nelayan.

“Pas Kecil menjadi identitas resmi kapal penangkap ikan. Dokumen ini juga menjadi syarat utama untuk memperoleh rekomendasi pembelian solar subsidi,” jelas Rudiansyah.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Paser, kebutuhan solar subsidi bagi nelayan mencapai sekitar 800 kiloliter (KL) setiap bulan. Sementara kuota yang tersedia melalui SPBU Pondong dan SPBUN Lori baru sekitar 120 KL per bulan, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan nelayan.

Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Paser akan mengoordinasikan usulan penambahan kuota kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta BPH Migas dengan harapan alokasi tambahan dapat diberikan tanpa mengurangi kuota yang telah tersedia di SPBU lainnya.

“Harapan kami sederhana, kuota untuk nelayan bisa bertambah tanpa mengurangi jatah di tempat lain, sehingga kebutuhan masyarakat pesisir tetap terpenuhi dan aktivitas melaut tidak terganggu,” tutup Rudiansyah.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    Perkelahian di Area Galangan Kapal Palaran Tewaskan Seorang Pria

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Dugaan aksi pencurian di kawasan galangan kapal, Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, berujung maut. Seorang pria yang diduga hendak mencuri barang milik perusahaan tewas setelah terlibat perkelahian dengan penjaga malam, Minggu (10/5/2026) dini hari. Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan Polsek Palaran. Polisi juga telah mengamankan penjaga malam yang terlibat dalam insiden berdarah itu guna […]

  • Ratusan Massa GERAM Kepung DPRD Kaltim, Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    Ratusan Massa GERAM Kepung DPRD Kaltim, Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (29/1/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dinilai berpotensi mengembalikan demokrasi ke arah sentralistik. Sejak siang hari sekitar pukul 13.00 WITA, […]

  • Direktorat Samapta Polda Kaltim Gerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas di Balikpapan Utara

    Direktorat Samapta Polda Kaltim Gerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas di Balikpapan Utara

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com – Kebakaran yang terjadi di sebuah tempat daur ulang sampah di Jalan Karya Bakti RT 41, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Selasa (10/2/2026) dini hari, berhasil dikendalikan sebelum meluas berkat respons cepat Direktorat Samapta Polda Kalimantan Timur bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melihat […]

  • Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltim update news.com-Gelombang aksi massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan dipastikan akan mewarnai kawasan Kantor DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, hari ini. Aksi tersebut digagas oleh aliansi yang terdiri dari Remaong Kutai Berjaya (RKB), Remaong Kutai Menamang (RKM), dan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai. Aliansi menyebut aksi ini sebagai bentuk dorongan terhadap keterbukaan pemerintah daerah dalam […]

  • Pemantauan Hilal di Paser Terkendala Bukit, Hasil Tetap Dilaporkan ke Pusat

    Pemantauan Hilal di Paser Terkendala Bukit, Hasil Tetap Dilaporkan ke Pusat

    • 0Komentar

    TANA PASER-Upaya pemantauan hilal di Kabupaten Paser berlangsung dengan sejumlah kendala geografis, meski proses pengamatan tetap dilakukan sebagai bagian dari penentuan awal bulan hijriah. Kegiatan yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser bersama tokoh agama itu dimulai sejak pukul 17.30 WITA, Kamis (19/3/2026). Tim memanfaatkan peralatan seperti kamera, lensa, dan teropong astronomi untuk […]

  • PT Mandiri Herindo Adiperkasa Salurkan Bantuan Sosial untuk Pesantren, Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa di Kabupaten Paser

    PT Mandiri Herindo Adiperkasa Salurkan Bantuan Sosial untuk Pesantren, Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa di Kabupaten Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER- PT Mandiri Herindo Adiperkasa (MHA) Tbk kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), MHA menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan santunan kepada sejumlah pesantren, panti asuhan serta kaum dhuafa di Kabupaten Paser. Bantuan tersebut disalurkan kepada Pesantren Bina Iman,Panti […]

expand_less