Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Ancaman Buaya di Perairan Paser, Polisi Intensifkan Edukasi dan Langkah Pencegahan

Ancaman Buaya di Perairan Paser, Polisi Intensifkan Edukasi dan Langkah Pencegahan

  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Ancaman serangan buaya di sejumlah kawasan perairan Kabupaten Paser menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Untuk meminimalisasi risiko yang dapat mengancam keselamatan warga, Satpolairud Polres Paser terus mengintensifkan langkah pencegahan melalui pemasangan spanduk peringatan serta edukasi langsung kepada masyarakat pesisir.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (28/4/2026) di wilayah perairan Desa Pesisir Pondong Baru dan Desa Pesisir Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro. Kedua lokasi itu diketahui sebagai area yang memiliki potensi kemunculan buaya karena berada di sekitar habitat alaminya. Kondisi tersebut menjadikan wilayah tersebut masuk dalam kategori rawan, terutama bagi warga yang sehari-hari beraktivitas di sungai, muara, pantai, maupun area tambak.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Satpolairud dipimpin Kaurbinops bersama sejumlah anggota. Dengan dukungan kendaraan roda dua serta perlengkapan operasional lainnya, petugas menyisir titik-titik strategis untuk memasang spanduk imbauan sebagai bentuk peringatan visual bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, aparat juga turun langsung berdialog dengan warga setempat untuk memberikan pemahaman mengenai potensi bahaya satwa liar, khususnya reptil buaya, yang sewaktu-waktu dapat muncul di sekitar kawasan perairan.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kasat Polairud AKP Andi Ferial menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk antisipasi dini guna menekan angka insiden serangan buaya di wilayah pesisir.

“Pemasangan spanduk ini adalah salah satu upaya preventif untuk mengingatkan masyarakat bahwa kawasan tersebut memiliki potensi bahaya dari satwa liar, khususnya buaya. Kami ingin warga selalu waspada dan memahami bahwa keselamatan harus menjadi prioritas saat beraktivitas di sekitar perairan,” ujar AKP Andi Ferial.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Sebab, masih banyak warga yang belum sepenuhnya memahami pola perilaku buaya maupun waktu-waktu tertentu ketika satwa tersebut lebih aktif.

“Kami juga memberikan sosialisasi langsung agar masyarakat mengetahui langkah-langkah aman ketika berada di sungai, muara, pantai, maupun tambak. Salah satu yang kami tekankan adalah menghindari aktivitas seorang diri, terutama pada pagi, sore, dan malam hari yang dikenal sebagai periode aktif buaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, aktivitas masyarakat di kawasan pesisir yang kerap bersentuhan langsung dengan habitat satwa liar membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi. Oleh karena itu, aparat terus mendorong warga agar membangun budaya keselamatan dalam setiap kegiatan.

“Kesadaran kolektif sangat diperlukan. Jika warga memahami risiko dan mematuhi imbauan, maka potensi kejadian yang merugikan dapat ditekan. Pencegahan adalah langkah terbaik sebelum terjadi insiden,” lanjutnya.

Selain memberikan imbauan, Satpolairud Polres Paser juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila melihat keberadaan buaya di sekitar permukiman atau area aktivitas warga. Informasi tersebut dinilai penting agar aparat dapat mengambil langkah cepat dan tepat.

Keberadaan spanduk peringatan diharapkan menjadi pengingat jangka panjang bagi masyarakat maupun para pendatang yang melintas di wilayah tersebut. Dengan adanya pesan visual yang jelas, risiko warga mengabaikan ancaman satwa liar dapat diminimalisasi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Paser dalam menjaga keamanan masyarakat, tidak hanya dari aspek gangguan kamtibmas, tetapi juga dari potensi ancaman lingkungan yang dapat membahayakan jiwa.
Melalui pendekatan preventif dan edukatif,

Polres Paser berharap tercipta sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi ancaman satwa liar di kawasan perairan. Dengan demikian, keselamatan warga pesisir dapat terus terjaga, sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya hidup berdampingan secara aman dengan lingkungan sekitar.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Baru KKSS Paser Resmi Dikukuhkan, Fokus Program Sosial, Pemberdayaan Ekonomi dan Targetkan Nol Pengangguran 2.48 min Play Button

    Pengurus Baru KKSS Paser Resmi Dikukuhkan, Fokus Program Sosial, Pemberdayaan Ekonomi dan Targetkan Nol Pengangguran

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Paser periode 2026–2031 berlangsung khidmat pada Selasa, (22/4/2026) malam di Sekretariat BPD KKSS Paser, Gedung Sahabat Sport, Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot. Ketua BPD KKSS Kabupaten Paser, H. M. Yusuf Sumarko, S.H., M.Hum kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk […]

  • Pansus I DPRD Paser Kunker ke Depok, Matangkan Raperda Penanggulangan Kemiskinan

    Pansus I DPRD Paser Kunker ke Depok, Matangkan Raperda Penanggulangan Kemiskinan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat regulasi penanggulangan kemiskinan terus dilakukan DPRD Kabupaten Paser. Salah satunya dengan menyerap pengalaman dari Dinas Sosial Kota Depok melalui kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) I. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pendalaman materi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Kemiskinan Terpadu yang saat ini masih dalam tahap pembahasan. Ketua Pansus I DPRD […]

  • Desa Jone Mulai Wujudkan Koperasi Merah Putih, Pusat Ekonomi Baru Warga

    Desa Jone Mulai Wujudkan Koperasi Merah Putih, Pusat Ekonomi Baru Warga

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com – Pemerintah Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, mulai melaksanakan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Hingga kini, proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai rencana. Kepala Desa Jone, Rawi, menjelaskan bahwa KDMP merupakan salah satu program prioritas […]

  • Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Waru memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang kesehatan siswa kini tengah berada di bawah evaluasi besar-besaran. Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia […]

  • Ketua DPRD Paser Minta Opini WTP Jadi Momentum Benahi Tata Kelola Keuangan

    Ketua DPRD Paser Minta Opini WTP Jadi Momentum Benahi Tata Kelola Keuangan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kembali menempatkan Kabupaten Paser dalam capaian positif tata kelola keuangan. Namun, Ketua DPRD Paser, H. Hendra Wahyudi, menilai pencapaian tersebut harus dibarengi langkah nyata untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran daerah. Pernyataan itu disampaikan Hendra usai […]

  • Soroti Temuan BPK, DPRD Paser Minta Perangkat Daerah Lebih Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi

    Soroti Temuan BPK, DPRD Paser Minta Perangkat Daerah Lebih Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser melalui Badan Anggaran (Banggar) menekankan agar seluruh perangkat daerah mempercepat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penekanan itu mengemuka dalam rapat kerja Banggar DPRD Paser bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang membahas Laporan Hasil […]

expand_less