Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Fantastis, Tim Ahli Gubernur Kaltim Telan Rp 10,5 Miliar

Fantastis, Tim Ahli Gubernur Kaltim Telan Rp 10,5 Miliar

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan Rp 10,5 miliar untuk membiayai Tim Ahli Strategis Percepatan Pembangunan Gubernur pada 2026 menuai sorotan. Selain nilainya yang cukup besar, sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk honorarium puluhan anggota tim, termasuk delapan penasihat yang masing-masing menerima Rp 45 juta per bulan. Selasa, (10/3/2026)

Berdasarkan dokumen Rincian Anggaran Belanja Kegiatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Pemprov Kaltim Tahun Anggaran 2026, total anggaran itu terdiri dari sekitar Rp 8,34 miliar untuk honorarium serta sekitar Rp 2,9 miliar untuk perjalanan dinas dalam dan luar daerah.

Jika dihitung berdasarkan struktur tim, posisi ketua tim diisi satu orang dengan honorarium Rp 40 juta per bulan atau sekitar Rp 360 juta untuk masa kerja sembilan bulan. Selanjutnya terdapat dua wakil ketua yang masing-masing menerima Rp 35 juta per bulan, dengan total anggaran sekitar Rp 630 juta.

Pada level berikutnya terdapat empat koordinator bidang dengan honorarium Rp 30 juta per bulan atau sekitar Rp 1,08 miliar selama sembilan bulan. Sementara itu, 11 anggota bidang menerima Rp 20 juta per bulan, sehingga total anggarannya mencapai sekitar Rp 1,98 miliar.

Porsi anggaran terbesar berada pada dewan penasihat yang berjumlah delapan orang. Dengan honorarium Rp 45 juta per bulan, total anggaran untuk posisi ini mencapai sekitar Rp 3,24 miliar selama sembilan bulan masa kerja.

Dokumen tersebut juga mencantumkan komponen honorarium bagi 35 koordinator bidang atau divisi lainnya dengan total anggaran sekitar Rp 1,05 miliar.

Secara keseluruhan, alokasi Rp 10,5 miliar tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan tim ahli selama sembilan bulan, termasuk honorarium dan perjalanan dinas.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni menilai pembentukan tim ahli diperlukan untuk memberikan masukan strategis kepada kepala daerah dalam berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, pemerintah membutuhkan tenaga dengan keahlian khusus untuk membantu merumuskan kebijakan.

“Karena ini tenaga ahli, tentu kita membutuhkan orang-orang yang memang memiliki keahlian dan pengalaman di bidangnya,” ujar Sri.

Ia juga menyatakan besaran honorarium tersebut masih berada dalam batas wajar jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain.

“Termasuk juga DKI, bahkan di atas kita. Kita tidak sebesar itu,” katanya.

Sri menegaskan penyusunan anggaran tersebut tetap mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.

“Semua tetap kita sesuaikan dengan kemampuan daerah dan kebutuhan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Di sisi lain, besarnya anggaran tim ahli kerap memicu perdebatan mengenai efektivitas dan akuntabilitas penggunaan dana publik. Tanpa ukuran kinerja yang jelas, tim ahli berpotensi hanya menjadi struktur tambahan di luar birokrasi formal yang membebani APBD.

Karena itu, sejumlah kalangan menilai pemerintah daerah perlu membuka secara transparan proses seleksi anggota, kualifikasi tenaga ahli, hingga hasil rekomendasi kebijakan yang dihasilkan. Transparansi tersebut dinilai penting agar penggunaan anggaran miliaran rupiah benar-benar memberikan dampak nyata bagi pembangunan Kalimantan Timur, bukan sekadar menambah pos belanja daerah.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PDIP DPRD Kaltim Nilai Kinerja Fiskal Pemprov Kaltim Perlu Evaluasi Menyeluruh

    Fraksi PDIP DPRD Kaltim Nilai Kinerja Fiskal Pemprov Kaltim Perlu Evaluasi Menyeluruh

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Timur menilai pengelolaan keuangan daerah sepanjang 2025 masih menyisakan sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Penurunan pendapatan daerah, realisasi anggaran pendidikan yang belum memenuhi ketentuan, hingga tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi catatan utama dalam pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025. Sorotan tersebut disampaikan Fraksi PDI Perjuangan saat […]

  • Sambut Harlah, Demokrat Paser Gelar Gerakan Langit Biru di Kresik Bura

    Sambut Harlah, Demokrat Paser Gelar Gerakan Langit Biru di Kresik Bura

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Desa Kresik Bura, Kecamatan Paser Belengkong, saat mengikuti aksi bersih-bersih lingkungan yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Paser melalui Program Gerakan Langit Biru, Jumat (31/7/2026). Sejak pagi, puluhan warga bersama jajaran pengurus Partai Demokrat membersihkan ruas jalan dan fasilitas umum di lingkungan RT 03. […]

  • Remaja Korban Kekerasan Ayah Tiri di Samarinda Diberikan Ruang Aman dan Pendampingan Hukum

    Remaja Korban Kekerasan Ayah Tiri di Samarinda Diberikan Ruang Aman dan Pendampingan Hukum

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Langkah cepat diambil oleh Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur dalam menangani kasus kekerasan seksual yang menimpa seorang siswi SMA di Samarinda. Bersama pihak keluarga, lembaga peduli anak ini resmi menyerahkan berkas laporan ke Polsek Sungai Pinang guna mengusut tuntas tindakan non-manusiawi yang diduga dilakukan oleh ayah tiri korban.Ketua […]

  • DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

    DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan kuota solar bersubsidi yang selama ini dikeluhkan nelayan di kawasan pesisir Teluk Adang hingga Senipah menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Paser. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, dan perwakilan nelayan Desa Muara Telake, DPRD menegaskan komitmennya mengawal usulan penambahan kuota BBM subsidi kepada pemerintah pusat […]

  • Lima Kali Gasak Kabel PLN di Paser, Residivis Kembali Masuk Bui

    Lima Kali Gasak Kabel PLN di Paser, Residivis Kembali Masuk Bui

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Rekam jejak kriminal rupanya tidak membuat seorang pria berinisial I (33) jera. Baru beberapa waktu menghirup udara bebas usai menjalani hukuman penjara, warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, itu kembali diamankan polisi setelah diduga melakukan serangkaian aksi pencurian di sejumlah lokasi. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Batu Sopang menangkap tersangka setelah penyelidikan […]

  • Bupati Fahmi Resmikan IPA Segendang, Akses Air Bersih Warga Kian Terjamin

    Bupati Fahmi Resmikan IPA Segendang, Akses Air Bersih Warga Kian Terjamin

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Akses air bersih yang selama ini menjadi harapan warga Desa Segendang, Kecamatan Batu Engau, kini mulai terwujud. Pemerintah Kabupaten Paser resmi mengoperasikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dibangun untuk memperluas layanan air minum sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan. Peresmian fasilitas tersebut dilakukan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli, Rabu (29/7/2026), ditandai […]

expand_less