Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Petani Lansia di Paser yang Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kandilo

Petani Lansia di Paser yang Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kandilo

  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya pencarian terhadap seorang petani lanjut usia yang dilaporkan hilang sejak Rabu (10/6/2026) akhirnya berakhir duka. H (71), warga Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di aliran Sungai Kandilo pada Jumat (12/6/2026) pagi.

Korban sebelumnya diketahui tidak kembali ke rumah setelah beraktivitas di sekitar area persawahan. Keluarga yang berusaha mencari keberadaannya hanya menemukan sepeda dan sandal milik korban di tepi Sungai Kandilo, tepatnya di RT 04 Desa Pasir Belengkong.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian. Sejak saat itu, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Paser Belengkong, BPBD Kabupaten Paser, Satpolairud Polres Paser, Linmas, serta warga setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi korban terakhir diketahui berada.

Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Paser Belengkong IPTU Widodo mengatakan, pencarian dilakukan selama tiga hari dengan menyisir area persawahan hingga aliran sungai yang diduga menjadi jalur korban.

“Korban ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WITA di perairan Sungai Kandilo wilayah Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot. Jenazah ditemukan oleh seorang warga yang sedang memancing bersama rekannya,” ujarnya, Jumat (13/6/2026)

Menurut Widodo, warga yang menemukan korban segera melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat sekitar dan pihak kepolisian. Tim gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Dari hasil identifikasi awal, jenazah yang ditemukan dipastikan merupakan H, petani yang sebelumnya dilaporkan hilang. Setelah proses evakuasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Desa Pasir Belengkong.

“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan visum terhadap jenazah korban,” katanya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tongkat Estafet Kepemimpinan Rutan Tanah Grogot Beralih, Aris Triyanto Siap Lanjutkan Inovasi 2.04 min Play Button

    Tongkat Estafet Kepemimpinan Rutan Tanah Grogot Beralih, Aris Triyanto Siap Lanjutkan Inovasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pergantian kepemimpinan kembali terjadi di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot. Aris Triyanto resmi menggantikan Yusuf Mukarom sebagai Kepala Rutan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) dan pisah sambut yang digelar di aula rutan, Senin (20/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang […]

  • Menjelang Peresmian Nasional, Danrem 091/ASN Pantau Progres KDKMP di Paser

    Menjelang Peresmian Nasional, Danrem 091/ASN Pantau Progres KDKMP di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltim update news.com-Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Anggara Sitompul, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang peresmian KDKMP secara nasional yang dijadwalkan berlangsung Februari 2026. Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan, saat ini […]

  • Komisi II DPRD Paser Evaluasi Kinerja OPD, SDM dan Sarpras Masih Jadi Kendala

    Komisi II DPRD Paser Evaluasi Kinerja OPD, SDM dan Sarpras Masih Jadi Kendala

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Paser kembali menjadi sorotan DPRD. Komisi II DPRD Paser melakukan evaluasi kinerja menyeluruh, mengungkap berbagai kendala yang memengaruhi pelayanan publik. Rapat kerja digelar di Ruang Rapat Bapekat DPRD Paser, dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Basri Mansyur, didampingi Sekretaris Komisi II, Lasminah, serta dihadiri anggota […]

  • Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Penurunan debit air baku dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya sumber air di sejumlah wilayah. Dampak paling nyata dirasakan di wilayah Sotek yang hingga kini belum memiliki sumber air baku permanen. Ketergantungan […]

  • Operasi Pasar Murah di Sepaku, Upaya Tekan Harga Pangan di Kawasan IKN

    Operasi Pasar Murah di Sepaku, Upaya Tekan Harga Pangan di Kawasan IKN

    • 0Komentar

    PPU, Kaltimupdatenews.com-Dalam upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN menggelar Operasi Pasar Murah di Kantor Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu strategi pemerintah dan stakeholder terkait untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap stabil di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat menjelang pembangunan […]

  • Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    • 0Komentar

    PENAJAM, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menata ulang pola kerja penanganan stunting menyusul berakhirnya pengisian aplikasi Aksi Bina Bangda, platform pemantauan percepatan penurunan stunting yang selama ini digunakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penutupan aplikasi tersebut menandai berakhirnya satu fase pembinaan dan evaluasi pemerintah pusat terhadap daerah. Namun bagi Pemkab PPU, kondisi itu justru […]

expand_less