Operasi Pasar Murah di Sepaku, Upaya Tekan Harga Pangan di Kawasan IKN
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Operasi Pasar Murah digelar di Kantor Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PPU, Kaltimupdatenews.com-Dalam upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN menggelar Operasi Pasar Murah di Kantor Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu strategi pemerintah dan stakeholder terkait untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap stabil di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat menjelang pembangunan pusat pemerintahan IKN.
Dalam operasi pasar tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan dengan harga terjangkau, mulai dari beras, telur, gula, minyak goreng, hingga gas elpiji dan kebutuhan dapur lainnya. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, dengan banyak keluarga yang datang untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar biasa.
“Kegiatan ini sangat membantu keluarga kami. Harga yang ditawarkan lebih murah, terutama untuk beras dan minyak goreng, yang biasanya cukup mahal di pasar lokal,” ujar Siti Aminah, warga Sepaku yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Selain menyediakan bahan pokok, Otorita IKN bekerja sama dengan Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia IKN dan Pemerintah Kecamatan Sepaku juga menggelar penyuluhan penganekaragaman pangan. Penyuluhan ini ditujukan bagi kader PKK dan Posyandu, dengan fokus pada pemanfaatan pangan lokal serta pemenuhan gizi seimbang untuk keluarga.
Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, P. Setia Lenggono, menjelaskan bahwa edukasi pangan menjadi bagian penting dari upaya penguatan ketahanan pangan keluarga.
“Penganekaragaman pangan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga. Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal, kita tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga,” katanya.
Sementara itu, Kepala SKB Bank Indonesia IKN, Syachman Perdyner, menekankan pentingnya sinergi antara operasi pasar dan edukasi gizi. “Program operasi pasar murah ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas harga pangan. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan akses pangan yang lebih terjangkau, sekaligus edukasi mengenai pola makan sehat yang dapat diterapkan di keluarga,” ujar Syachman.
Kegiatan ini juga menjadi momen strategis bagi Otorita IKN untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat di sekitar kawasan ibu kota baru. Selain memastikan ketersediaan pangan, program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya lokal serta meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya gizi seimbang.
Dengan berlangsungnya operasi pasar murah ini, Otorita IKN berharap masyarakat sekitar IKN tetap mendapatkan bahan pangan yang terjangkau, stabil, dan bergizi, meskipun pembangunan pusat pemerintahan terus berjalan. Program ini juga menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kawasan penyangga ibu kota baru.(*RBN)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar