Mandiri Herindo Adiperkasa Tingkatkan Standar Food Safety UMKM Paser
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Para Peserta Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Keamanan Pangan bagi UMKM kuliner di Paser(Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER kaltimupdatenews.com -Upaya peningkatan kualitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Paser terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta. PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk menggelar pelatihan dan pendampingan keamanan pangan bagi pelaku UMKM kuliner binaan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Dinas Kesehatan Kabupaten Paser. Puluhan pelaku UMKM tampak mengikuti setiap sesi dengan antusias, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi interaktif terkait praktik produksi yang aman dan higienis.
Area Koordinator Mandiri Group, Kriel Kala Lembang, mengatakan perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Menurut dia, penguatan UMKM menjadi salah satu fokus karena sektor tersebut berperan penting dalam menopang perekonomian daerah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Melalui program CSR ini, kami mendorong peningkatan kualitas produk, terutama dari aspek keamanan pangan agar pelaku usaha lebih siap bersaing,” ujarnya, Jumat (13/2/2026)

Ia menekankan bahwa standar keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan izin edar atau sertifikat, tetapi juga menyangkut komitmen pelaku usaha dalam menjaga higienitas, sanitasi, pengemasan, serta konsistensi mutu produk. Dengan penerapan standar tersebut, UMKM dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar ritel modern.
Program ini, lanjutnya, tidak berhenti pada pelatihan semata. Perusahaan akan melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan materi yang disampaikan benar-benar diterapkan dalam proses produksi sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Paser, Eric Apriantour, mengapresiasi dukungan dunia usaha dalam mendorong UMKM naik kelas. Ia menyebut sinergi tersebut membantu pemerintah daerah mempercepat peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal.
“Keamanan pangan menjadi salah satu syarat utama bagi UMKM yang ingin memperluas akses pasar, termasuk masuk ke ritel modern maupun pengadaan skala besar,” katanya.
Dalam sesi pelatihan, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Paser memaparkan prinsip dasar higiene dan sanitasi pangan, tata cara pengolahan makanan yang baik, penggunaan bahan tambahan pangan sesuai ketentuan, hingga pentingnya pencantuman label produk secara benar.
Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai prosedur pengurusan izin edar serta pentingnya menjaga standar produksi secara konsisten. Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan tantangan yang dihadapi, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM kuliner di Kabupaten Paser mampu menghasilkan produk yang tidak hanya bercita rasa baik, tetapi juga aman, higienis, dan memiliki daya saing tinggi sehingga mampu memperluas jaringan distribusi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.(Jay)
- Penulis: Fendialvaro



Saat ini belum ada komentar