Lubang Jalan di Longkali Nyaris Telan Korban, Warga Minta Segera Diperbaiki
- calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
- print Cetak

Foto : Sebuah lubang jalan yang cukup dalam di ruas jalan antara Puskesmas dan SPBU Kecamatan Longkali, Kab. Paser (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Sebuah lubang jalan yang cukup dalam di ruas jalan antara Puskesmas dan SPBU Kecamatan Longkali kembali nyaris menelan korban, setelah sebelumnya beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk.
Peristiwa terbaru terjadi pada Jumat (21/2) ketika seorang pengendara sepeda motor hampir terjatuh saat berusaha menghindari kendaraan travel dari arah Penajam yang menyalip kendaraan lain. Karena tidak memiliki ruang untuk menghindar, pengendara tersebut terpaksa melintasi lubang yang berada tepat di jalur utama.
“Saya hampir jatuh karena kaget. Dari arah depan ada mobil travel menyalip, jadi satu-satunya pilihan saya ya lewat lubang itu. Lubangnya dalam sekali, motor saya sampai oleng,” ujar Andi (32), pengendara sepeda motor yang ditemui di lokasi kejadian.
Menurut Andi, lubang tersebut sudah lama ada dan semakin hari semakin membesar. Ia mengaku kerap melihat pengendara lain mengalami kecelakaan ringan akibat terperosok ke dalam lubang tersebut.
Keluhan serupa disampaikan Rudi (45), seorang pengendara mobil yang juga hampir mengalami kecelakaan di titik yang sama. Ia mengatakan kondisi jalan sangat berbahaya, terutama ketika arus lalu lintas padat.
“Kalau dari jauh kelihatan, kita masih bisa menghindar. Tapi kalau situasi ramai dan ada kendaraan yang menyalip, sangat berisiko. Suspensi mobil saya sampai keras sekali saat melewati lubang itu,” katanya.

Warga sekitar mengaku telah berinisiatif memberikan tanda peringatan seadanya dan mengisi lubang dengan batu untuk mengurangi kedalaman. Namun upaya tersebut dinilai hanya bersifat sementara dan tidak menyelesaikan masalah.
“Kami sudah coba kasih rambu sederhana dan isi batu supaya tidak terlalu dalam. Tapi itu hanya bertahan sebentar. Kalau hujan, batu-batunya hilang lagi,” ungkap Siti (39), warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.
“Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Ini jalur ramai, dekat fasilitas umum juga,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan yang berada di wilayah Kecamatan Longkali tersebut merupakan bagian dari jaringan jalan nasional yang menghubungkan wilayah Kabupaten Paser dengan Penajam Paser Utara. Jika statusnya sebagai jalan nasional, maka kewenangan perbaikan berada di bawah pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Perbaikan dan pemeliharaan jalan nasional umumnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), baik melalui program preservasi rutin maupun peningkatan jalan. Dalam skema APBN, penanganan kerusakan seperti lubang jalan masuk dalam kategori pemeliharaan berkala atau rehabilitasi minor yang seharusnya dapat ditangani secara cepat guna mencegah kecelakaan lalu lintas.
Warga berharap instansi yang berwenang, baik pemerintah pusat melalui proyek APBN maupun pemerintah daerah, segera melakukan pengecekan lapangan dan perbaikan permanen.
“Yang penting segera diperbaiki, kami hanya ingin jalan ini aman dilalui,” tutup Rudi.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut demi keselamatan bersama.(rbn)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar