Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Dugaan Pemotongan Insentif Kepala Sekolah di Kukar Diusut, DPRD Minta Korban Tak Dibebani Pengembalian Dana

Dugaan Pemotongan Insentif Kepala Sekolah di Kukar Diusut, DPRD Minta Korban Tak Dibebani Pengembalian Dana

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR, kaltimupdatenews.com-Dugaan penyimpangan dalam penyaluran insentif kepala sekolah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin menjadi sorotan. Selain adanya indikasi pemotongan dana, proses penyaluran insentif juga diduga tidak memiliki landasan hukum yang kuat. Kondisi tersebut membuat ratusan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan berada dalam ketidakpastian, bahkan sebagian di antaranya merasa tertekan karena diminta mengembalikan dana yang telah diterima.

Komisi IV DPRD Kukar memastikan akan mengawal penyelesaian persoalan tersebut hingga tuntas. Lembaga legislatif itu menilai para kepala sekolah dan guru tidak boleh menjadi pihak yang menanggung akibat dari dugaan kesalahan tata kelola maupun ulah oknum yang diduga menyalahgunakan kewenangan.

Ketua Komisi IV DPRD Kukar, M Andi Faisal, mengatakan hasil rapat klarifikasi bersama pihak terkait mengungkap sejumlah kejanggalan dalam penyaluran insentif. Salah satunya ialah perbedaan lama penerimaan insentif yang dialami setiap kepala sekolah.

Menurutnya, ada penerima yang hanya memperoleh insentif selama enam bulan, delapan bulan, 10 bulan, hingga 12 bulan. Bahkan, besaran dana yang diterima diduga tidak utuh karena telah dipotong di luar kewajiban pajak.

“Temuan ini sedang kami dalami bersama Inspektorat. Ada indikasi dana yang diterima tidak sesuai dengan hak penerima karena diduga dipotong oleh oknum di luar ketentuan resmi,” ujar Andi, Rabu (22/7/2026).

Tidak hanya itu, DPRD juga menemukan dugaan transfer ganda yang berujung pada permintaan pengembalian kelebihan dana kepada sejumlah penerima. Yang menjadi perhatian, uang tersebut diduga tidak disetorkan ke rekening resmi Dinas Pendidikan Kukar, melainkan ke rekening pribadi pihak tertentu.

Ia menegaskan, persoalan tersebut harus diusut secara menyeluruh agar pihak yang benar-benar bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

“Jangan sampai guru dan kepala sekolah dijadikan pihak yang disalahkan. Mereka menerima insentif karena memang diberikan kepada mereka. Kalau ada persoalan administrasi maupun hukum dalam proses penyalurannya, maka itu harus ditelusuri hingga kepada pihak yang mengelolanya,” tegasnya.

Andi menilai kasus tersebut telah menimbulkan tekanan psikologis bagi para kepala sekolah. Banyak di antara mereka mengaku khawatir terseret persoalan hukum apabila diwajibkan mengembalikan dana yang telah digunakan.

Padahal, berdasarkan informasi yang diterima DPRD, sebagian besar dana insentif justru dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan sekolah. Di sejumlah sekolah swasta, insentif tersebut digunakan membantu pembayaran honor guru honorer dan memenuhi biaya operasional yang mendesak.

Adapun nilai insentif yang menjadi objek pemeriksaan berbeda pada setiap jenjang pendidikan. Kepala sekolah PAUD dan TK menerima sekitar Rp14 juta hingga Rp16 juta, kepala sekolah SD sekitar Rp20 juta, sedangkan kepala sekolah SMP mencapai sekitar Rp24 juta sebelum dipotong pajak.

Karena itu, DPRD meminta Dinas Pendidikan, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Inspektorat mempertimbangkan penyelesaian yang tidak merugikan para penerima insentif.

“Kami ingin penyelesaiannya tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga memperhatikan rasa keadilan. Jangan sampai orang yang tidak bersalah justru menjadi korban, sementara oknum yang diduga bermain tidak tersentuh,” kata Andi.

Hingga kini, Inspektorat Kukar masih melakukan verifikasi terhadap seluruh data penerima insentif. DPRD menyatakan akan terus mengawal proses tersebut dan menyiapkan langkah lanjutan setelah hasil pendataan selesai pada akhir Juli 2026.

Di sisi lain, para guru dan kepala sekolah diimbau tetap menjalankan aktivitas belajar mengajar seperti biasa sembari menunggu hasil pemeriksaan. DPRD berharap penyelesaian kasus ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga iklim pendidikan di Kukar tetap kondusif.(*rbn/jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT BIM Raih Penghargaan atas Partisipasi Aktif Pembinaan MPA dan Penanggulangan Kebakaran

    PT BIM Raih Penghargaan atas Partisipasi Aktif Pembinaan MPA dan Penanggulangan Kebakaran

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Paser terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah menilai keterlibatan aktif perusahaan menjadi salah satu kunci dalam menekan potensi kebakaran, khususnya saat memasuki musim kemarau. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pemberian penghargaan kepada PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dalam Rapat Koordinasi Daerah Provinsi Kalimantan […]

  • Pemkab Penajam Bergerak Cegah Alih Fungsi Lahan Persawahan Lewat Perda

    Pemkab Penajam Bergerak Cegah Alih Fungsi Lahan Persawahan Lewat Perda

    • 0Komentar

    PPU,kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara gencar mengambil langkah untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian di daerah. Salah satu upaya strategis yang tengah dilakukan adalah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, sebagai antisipasi terhadap alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan dan kawasan nonpertanian lainnya. “Kami menyadari lahan persawahan di kabupaten ini terus […]

  • Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Diperpanjang, Pemkab Beri Kesempatan Lebih Luas bagi Pelajar dan Mahasiswa

    Pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Diperpanjang, Pemkab Beri Kesempatan Lebih Luas bagi Pelajar dan Mahasiswa

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperpanjang masa pendaftaran Program Beasiswa Kukar Idaman Terbaik Tahun 2026 hingga 19 Juni mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi pelajar dan mahasiswa yang belum sempat mendaftarkan diri selama masa pendaftaran sebelumnya. Perpanjangan tersebut diumumkan setelah pemerintah daerah menilai masih terdapat calon penerima yang memenuhi syarat, namun belum mengakses atau […]

  • Laporan Warga Ditindak Cepat, Polsek Long Ikis Perbaiki Sementara Jembatan Sungai Soi Desa Samuntai 1.02 min Play Button

    Laporan Warga Ditindak Cepat, Polsek Long Ikis Perbaiki Sementara Jembatan Sungai Soi Desa Samuntai

    • 0Komentar

    TANA PASER – Jajaran kepolisian sektor (Polsek) Long Ikis bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan plat besi di Jembatan Sungai Soi yang berada di ruas jalan provinsi, tepatnya di Desa Samuntai, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas. Dipimpin langsung Kapolsek […]

  • Anggaran Renovasi Rujab Rp25 Miliar Dipersoalkan, Banggar DPRD Kaltim Akui Tak Pernah Membahas

    Anggaran Renovasi Rujab Rp25 Miliar Dipersoalkan, Banggar DPRD Kaltim Akui Tak Pernah Membahas

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Polemik anggaran renovasi rumah jabatan (rujab) dan ruang kerja pimpinan daerah senilai Rp25 miliar di Kalimantan Timur terus bergulir. DPRD Kalimantan Timur melalui Badan Anggaran (Banggar) mengaku tidak pernah membahas secara rinci alokasi tersebut. Anggota Banggar, Baharuddin Demmu, menegaskan bahwa pihak legislatif tidak dilibatkan dalam pembahasan detail anggaran yang diperuntukkan bagi fasilitas Gubernur dan […]

  • Momentum Hari Lahir Pancasila, Fahmi Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan

    Momentum Hari Lahir Pancasila, Fahmi Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Semangat kebangsaan mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, Senin (1/6/2026) Melalui momentum tersebut, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pijakan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat persatuan di tengah tantangan global yang terus berkembang. Peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Paser itu diikuti unsur […]

expand_less