Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Progres KDKMP di Paser Tembus 45 Persen, Puluhan Titik Ditarget Rampung Akhir April

Progres KDKMP di Paser Tembus 45 Persen, Puluhan Titik Ditarget Rampung Akhir April

  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Realisasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser terus bergerak maju. Hingga penghujung Maret 2026, capaian fisik program tersebut telah menyentuh angka 45 persen dari total sasaran pembangunan di 139 desa dan lima kelurahan.

Dari total tersebut, sebanyak 65 titik kini tengah dalam proses pengerjaan. Dua di antaranya telah selesai sepenuhnya, yakni di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, serta Desa Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro.

Sementara itu, dua lokasi lain hampir mencapai garis akhir dengan progres masing-masing 95 persen, yaitu di Desa Kerta Bumi, Kecamatan Kuaro, dan Desa Sangkuriman, Kecamatan Paser Belengkong.

Komandan Kodim 0904/Psr, Letkol Inf Rommy Aditya Nanda, menyebutkan bahwa penyelesaian di dua titik tersebut kini tinggal menuntaskan tahap akhir pekerjaan.

“Pekerjaan di Kerta Bumi dan Sangkuriman sudah masuk tahap finishing. Dalam waktu dekat kami optimistis keduanya dapat diselesaikan sepenuhnya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan, percepatan pembangunan terus didorong melalui sinergi berbagai pihak. Dengan tren progres saat ini, pihaknya memperkirakan akan ada tambahan 20 hingga 30 titik yang rampung hingga akhir April mendatang.

“Perkembangannya cukup signifikan. Kami perkirakan akhir April nanti jumlah titik yang selesai akan bertambah cukup banyak,” katanya.

Setelah perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kodim 0904/Psr juga bersiap mengusulkan pembangunan 10 titik baru yang telah memenuhi syarat teknis dan administratif.

“Usulan tambahan sudah kami siapkan. Jika mendapat persetujuan, capaian pembangunan bisa mendekati 50 persen,” ucapnya.

Menurut Rommy, pembangunan KDKMP mengacu pada ketentuan dari pemerintah pusat, di antaranya ketersediaan lahan minimal berukuran 20 x 30 meter serta jumlah penduduk minimal 500 jiwa.

Di lapangan, sejumlah hambatan masih ditemui. Tercatat 19 titik belum memenuhi syarat jumlah penduduk, sementara 13 titik lainnya berada di kawasan pesisir dan rawa yang memerlukan penanganan khusus.

Foto: Komandan Kodim (Dandim) 0904/Psr, Letkol Inf Rommy Aditya Nanda saat melakukan peninjauan pembangunan KDKMP di Paser ( Jay/kaltimupdatenews)

Selain itu, sebagian lokasi juga masih terkendala proses perizinan, sehingga belum dapat dilanjutkan ke tahap konstruksi.

Permasalahan lain muncul pada ketersediaan lahan. Sebanyak tujuh desa belum memiliki aset yang bisa dimanfaatkan. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya telah mengajukan permohonan penggunaan lahan kepada sejumlah BUMN.

“Pengajuan sudah kami sampaikan ke beberapa BUMN, enam ke PTPN dan satu ke PLN. Saat ini masih dalam proses persetujuan,” jelasnya.

Di sisi lain, upaya pendekatan juga dilakukan terhadap pemilik lahan adat dan masyarakat di enam titik potensial. Proses ini membutuhkan komunikasi intensif agar tercapai kesepakatan.

Kendala teknis turut ditemukan di 12 lokasi yang memerlukan penanganan awal berupa pemangkasan dan penimbunan lahan agar siap dibangun.

Meski demikian, capaian pembangunan KDKMP di Paser terbilang cukup kompetitif. Saat ini, Paser menempati peringkat ketiga di Kalimantan Timur dalam progres pembangunan program tersebut, setelah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

Program KDKMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami terus berupaya menjaga ritme pembangunan. Dengan dukungan semua pihak, target yang ada optimistis bisa tercapai,” pungkasnya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kaltim Evaluasi SK TAGUPP Usai Kritik Advokat

    Pemprov Kaltim Evaluasi SK TAGUPP Usai Kritik Advokat

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mengevaluasi Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) setelah menuai keberatan dari kalangan advokat publik yang menilai regulasi tersebut bermasalah secara hukum. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan pemerintah tidak menutup diri terhadap kritik yang disampaikan masyarakat, termasuk dari praktisi hukum. […]

  • PDI Perjuangan Usulkan Trisakti Jadi Acuan Penyusunan APBD Samarinda

    PDI Perjuangan Usulkan Trisakti Jadi Acuan Penyusunan APBD Samarinda

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenew.com-Nilai-nilai Trisakti yang digagas Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, dinilai perlu menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran pembangunan di Kota Samarinda. Melalui pendekatan tersebut, anggaran daerah diharapkan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab persoalan yang dihadapi warga secara nyata. Gagasan itu mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Memahami Trisakti Bung Karno dalam […]

  • Jalan Lingkungan Masih Jadi Keluhan Utama, Musrenbang Tenggarong Himpun 1.438 Aspirasi Warga

    Jalan Lingkungan Masih Jadi Keluhan Utama, Musrenbang Tenggarong Himpun 1.438 Aspirasi Warga

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com – Kebutuhan peningkatan infrastruktur dasar, khususnya jalan lingkungan permukiman, masih menjadi perhatian utama masyarakat Kecamatan Tenggarong. Hal tersebut tercermin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 yang digelar di Gedung BPU Kelurahan Timbau, Kamis (5/2/2026). Dalam forum perencanaan yang melibatkan 12 kelurahan dan dua desa itu, tercatat sebanyak 1.438 […]

  • Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

    Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Ratusan usulan pokok pikiran (pokir) DPRD Kalimantan Timur terancam tak seluruhnya terakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah. Ketegangan pun mencuat setelah muncul kabar bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim hanya akan menyetujui sebagian kecil dari total usulan yang diajukan legislatif. Dari total 160 usulan yang telah dirumuskan DPRD Kaltim melalui panitia khusus (pansus), […]

  • Pemkab Kukar Perketat Penggunaan Kendaraan Dinas demi Efisiensi Anggaran

    Pemkab Kukar Perketat Penggunaan Kendaraan Dinas demi Efisiensi Anggaran

    • 0Komentar

    KUKAR- kaltimupdate news. Com-Upaya penghematan anggaran terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan membatasi operasional kendaraan dinas hingga separuh dari penggunaan normal. Kebijakan ini difokuskan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini menjadi salah satu komponen belanja terbesar di lingkungan pemerintah daerah. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian terhadap arah kebijakan […]

  • Sekretariat DPRD Paser Terapkan Efisiensi Tanpa Ganggu Kinerja Dewan

    Sekretariat DPRD Paser Terapkan Efisiensi Tanpa Ganggu Kinerja Dewan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sekretariat DPRD Kabupaten Paser mulai mengubah pola operasional sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Paser. Pengurangan perjalanan dinas, pembatasan pendampingan kegiatan anggota dewan, hingga penyederhanaan konsumsi rapat menjadi sejumlah langkah yang ditempuh agar belanja daerah lebih terkendali tanpa menghambat pelayanan kepada DPRD. Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, Iskandar Zulkarnain, mengatakan […]

expand_less