Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM, kaltimupdatenews.com-Rencana pengadaan kendaraan operasional di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Timur dengan nilai anggaran Rp6,8 miliar memunculkan tanda tanya di tengah publik. Angka tersebut tercantum dalam daftar rencana kegiatan dan anggaran pengadaan barang/jasa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026.

Berdasarkan dokumen perencanaan yang beredar, nilai pengadaan kendaraan itu mencapai Rp6.804.951.760. Namun hingga berita ini diturunkan, Sekretariat DPRD Kaltim belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai jumlah unit kendaraan, peruntukan detail, maupun jenis kendaraan yang akan dibeli.

Kepala Bagian Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kaltim, Hardiyanto, telah dihubungi sejak 23 hingga 25 Februari 2026 untuk dimintai klarifikasi. Upaya konfirmasi dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan singkat. Meski demikian, belum ada tanggapan yang diberikan.

Minimnya respons dari pihak sekretariat memicu sorotan terkait aspek transparansi dan akuntabilitas anggaran, terutama karena pengadaan kendaraan dinas kerap menjadi perhatian masyarakat.

Sementara itu Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Masud, membenarkan adanya rencana pengadaan kendaraan tersebut. Ia menegaskan, anggaran Rp6,8 miliar itu bukan diperuntukkan khusus bagi unsur pimpinan dewan.

Menurutnya, kendaraan yang akan diadakan merupakan fasilitas operasional untuk menunjang kerja alat kelengkapan dewan (AKD), yang meliputi komisi-komisi, badan, fraksi, serta sekretariat DPRD.

“Mobil ini untuk alat kelengkapan dewan, bukan untuk pimpinan saja. Jadi bukan satu orang yang menggunakan, tetapi seluruh unsur AKD sesuai kebutuhan operasional,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, setiap alat kelengkapan dewan memiliki agenda kerja yang padat, termasuk rapat, kunjungan lapangan, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah maupun instansi vertikal. Mobilitas tersebut, kata dia, memerlukan dukungan sarana transportasi yang memadai.

Terkait spesifikasi kendaraan, Hasanuddin menyebut pengadaan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku. Berdasarkan regulasi, kapasitas mesin kendaraan untuk Ketua DPRD maksimal sekitar 2.700 cc, sedangkan untuk wakil ketua dan sekretaris DPRD sekitar 2.500 cc.

“Memang ada batasan kapasitas mesin sekitar 2.500 sampai 2.700 cc. Spesifikasinya setara kendaraan kelas Pajero,” jelas politisi dari Partai Golkar tersebut.

Ia juga mengakui kendaraan dinas yang saat ini digunakan telah berusia cukup lama. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan perlunya pembaruan armada.

“Kalau kendaraan sudah lama, tentu perlu peremajaan agar tidak mengganggu operasional. Ini untuk mendukung kinerja lembaga,” katanya.

Menanggapi sorotan publik, termasuk perbandingan dengan pengadaan mobil dinas Gubernur Kaltim yang nilainya mencapai Rp8,5 miliar, Hasanuddin memastikan proses perencanaan dan pengadaan telah melalui mekanisme yang berlaku.

Ia menjelaskan, pengadaan tersebut telah melalui tahapan Analisis Standar Belanja (ASB) dan Standar Satuan Harga (SSH). Selain itu, prosesnya juga berada dalam pengawasan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta Badan Pemeriksa Keuangan.

“Semua sudah melalui mekanisme perencanaan, ada pengawasan internal, dan tentu bisa diaudit. Pengadaannya juga lewat sistem e-katalog supaya transparan dan efisien,” ujarnya.

Sistem e-katalog pemerintah, lanjutnya, memungkinkan proses pembelian dilakukan secara terbuka dengan harga yang telah terstandar, sehingga meminimalkan potensi penyimpangan. Kendati demikian, sejumlah kalangan menilai penjelasan yang lebih rinci dari Sekretariat DPRD Kaltim tetap diperlukan. Publik menunggu kepastian mengenai jumlah unit kendaraan yang akan dibeli, jenis dan mereknya, serta skema distribusi penggunaannya di masing-masing alat kelengkapan dewan.

Transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas urgensi serta rasionalitas belanja daerah, terlebih di tengah tuntutan efisiensi anggaran.

Hingga kini, Sekretariat DPRD Kaltim belum memberikan keterangan tambahan. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait detail pengadaan kendaraan senilai Rp6,8 miliar tersebut.(*rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banggar DPRD Paser Mulai Marathon Bahas LKPj 2025

    Banggar DPRD Paser Mulai Marathon Bahas LKPj 2025

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltim update news. Com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser langsung tancap gas usai libur panjang Idulfitri dengan memprioritaskan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025. Melalui Badan Anggaran (Banggar), rapat internal digelar sebagai langkah awal percepatan pembahasan. Wakil Ketua I DPRD Paser, Zulkifli, menegaskan bahwa waktu yang terbatas menjadi alasan […]

  • Antusiasme Tinggi, Pemkab Paser Matangkan Layanan MPP 2.41 min Play Button

    Antusiasme Tinggi, Pemkab Paser Matangkan Layanan MPP

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pemerintah Kabupaten Paser terus memoles kinerja Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mulai diuji coba sejak Desember 2025. Memasuki awal Februari, evaluasi menyeluruh dilakukan untuk melihat capaian pelayanan sekaligus memetakan kendala yang masih dihadapi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dalamnya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Paser, […]

  • Momentum Ramadhan, Ditjenpas Kaltim Hadirkan Buka Puasa Keluarga dan Usulkan Ratusan Remisi

    Momentum Ramadhan, Ditjenpas Kaltim Hadirkan Buka Puasa Keluarga dan Usulkan Ratusan Remisi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan mengunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman, bersama jajaran pejabat struktural. Kunjungan ke Rutan Kelas II Tanah Grogot menjadi safari kelima yang […]

  • Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    • 0Komentar

    PENAJAM, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menata ulang pola kerja penanganan stunting menyusul berakhirnya pengisian aplikasi Aksi Bina Bangda, platform pemantauan percepatan penurunan stunting yang selama ini digunakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penutupan aplikasi tersebut menandai berakhirnya satu fase pembinaan dan evaluasi pemerintah pusat terhadap daerah. Namun bagi Pemkab PPU, kondisi itu justru […]

  • Geledah Kantor ESDM, Kejati Kaltim Belum Ungkap Calon Tersangka

    Geledah Kantor ESDM, Kejati Kaltim Belum Ungkap Calon Tersangka

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews. Com- Penggeledahan Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim mengindikasikan pengusutan serius dugaan korupsi di sektor pertambangan. Namun hingga kini, penyidik belum mengungkap pihak yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka. Penggeledahan yang berlangsung pada Senin (16/3/2026) lalu di kantor yang berlokasi di Jalan MT Haryono Samarinda […]

  • PPU Andalkan Buluminung untuk Tarik Investor Penyangga IKN

    PPU Andalkan Buluminung untuk Tarik Investor Penyangga IKN

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com -Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menempatkan Kawasan Industri Buluminung sebagai ujung tombak strategi investasi daerah guna memperkuat perannya sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang siap ditawarkan kepada investor, seiring meningkatnya kebutuhan pengembangan kawasan sekitar IKN. Komitmen itu ditegaskan saat […]

expand_less