Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Utama » Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar oleh Pemprov Kaltim Tuai Sorotan

Pengadaan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar oleh Pemprov Kaltim Tuai Sorotan

  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM, kaltimupdatenews.com – Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,5 miliar untuk pengadaan satu unit mobil dinas baru bagi pimpinan daerah pada Tahun Anggaran (TA) 2025 menuai sorotan publik. Pengadaan tersebut dinilai sebagian kalangan kurang sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan di berbagai lini pemerintahan.

Mobil yang diadakan diketahui berjenis SUV hybrid dengan kapasitas mesin 3.000 cc serta kapasitas baterai 38,2 kWh. Kendaraan itu disebut-sebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan kenegaraan, khususnya dalam menyambut tamu negara dan pejabat tinggi yang berkunjung ke wilayah Kaltim.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Arpan, menegaskan bahwa rencana pengadaan tersebut bukan keputusan mendadak. Menurutnya, agenda tersebut telah disusun jauh hari sebelum kebijakan efisiensi diberlakukan.

“Pengadaan ini sudah direncanakan sejak November 2025. Sementara kebijakan efisiensi baru efektif pada 2026. Jadi prosesnya sudah berjalan sebelumnya,” ujar Arpan, Senin(16/2/2026).

Arpan menjelaskan, kebutuhan kendaraan dinas baru tidak terlepas dari peran strategis Kaltim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Seiring peningkatan aktivitas pemerintahan di kawasan ibu kota negara yang baru, intensitas kunjungan tamu negara dan pejabat pusat ke wilayah tersebut juga mengalami peningkatan. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menyiapkan sarana transportasi yang dinilai layak dan representatif untuk menunjang kegiatan protokoler serta aktivitas kenegaraan.

“Sebagai daerah penyangga IKN, tentu kita harus siap mendukung kegiatan-kegiatan kenegaraan. Kendaraan operasional pimpinan menjadi bagian dari dukungan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, kendaraan tersebut tidak diperuntukkan bagi operasional harian gubernur maupun kunjungan kerja rutin. Mobil hanya disiagakan untuk momen tertentu yang berkaitan dengan agenda resmi berskala nasional maupun internasional.

“Untuk perjalanan dinas biasa, Pak Gubernur lebih sering menggunakan kendaraan operasional yang sudah tersedia. Mobil ini sifatnya situasional,” jelas Arpan.

Terkait spesifikasi, Arpan memastikan kapasitas mesin 3.000 cc masih berada dalam koridor Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur standar kendaraan dinas pimpinan daerah. Dalam aturan tersebut, kapasitas mesin kendaraan dinas diperbolehkan berada pada rentang 3.000 cc hingga maksimal 4.200 cc.

Selain itu, pemilihan kendaraan berteknologi hybrid disebut selaras dengan konsep pembangunan IKN yang mengusung prinsip ramah lingkungan dan energi hijau. Dengan dukungan sistem baterai berkapasitas 38,2 kWh, kendaraan tersebut diklaim lebih efisien dan memiliki emisi lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional.

“Konsepnya tetap mengikuti arah kebijakan energi hijau yang diterapkan di kawasan IKN,” ujarnya.

Meski menuai perhatian, Pemprov Kaltim memastikan pengadaan tersebut telah mempertimbangkan kebutuhan, kualitas barang, serta kesesuaian harga dengan pagu anggaran yang tersedia. Arpan juga menegaskan bahwa pada TA 2026 tidak lagi direncanakan pengadaan kendaraan dinas serupa sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan efisiensi anggaran.

“Untuk tahun berikutnya tidak ada paket pengadaan kendaraan pimpinan. Ini yang terakhir sesuai perencanaan sebelumnya,” tegasnya.

Kebijakan ini pun memunculkan beragam tanggapan di masyarakat. Sejumlah pihak menilai pemerintah daerah perlu lebih selektif dalam menentukan prioritas belanja, terutama di tengah tuntutan optimalisasi anggaran untuk pelayanan publik. Di sisi lain, Pemprov Kaltim berpendapat bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan strategis daerah dalam mendukung peran sebagai penyangga ibu kota negara.

Dengan polemik yang berkembang, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah daerah.(*rbn)

  • Penulis: editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Paser Komitmen Perkuat Kemitraan dengan PWI Paser dalam Mendukung Keterbukaan Informasi Publik

    Pemkab Paser Komitmen Perkuat Kemitraan dengan PWI Paser dalam Mendukung Keterbukaan Informasi Publik

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser periode 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan di Aula Rimbawan, Kecmatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (8/6/2026). Pada momentum tersebut, Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari mengajak insan pers untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat. Wabup Ikhwan […]

  • Dua Pertiga Pekerja di PPU Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Dua Pertiga Pekerja di PPU Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menghadapi tantangan besar. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 97.136 pekerja atau sekitar 66,28 persen dari total 146.545 pekerja di daerah tersebut tercatat belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Data tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Optimalisasi Kepatuhan Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang […]

  • Reses Anggota DPRD Paser, Hamsi di Muara Andeh, Warga Keluhkan Internet dan Minta Peningkatan Infrastruktur

    Reses Anggota DPRD Paser, Hamsi di Muara Andeh, Warga Keluhkan Internet dan Minta Peningkatan Infrastruktur

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan akses internet dan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama warga Desa Muara Andeh, Kecamatan Muara Samu, saat menyampaikan aspirasi dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kabupaten Paser, Hamsi, Rabu (10/6/2026) Dalam forum dialog bersama wakil rakyat tersebut, masyarakat menekankan perlunya peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi yang selama ini dinilai belum stabil. Selain itu, berbagai […]

  • Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman, Audit Temukan Dugaan Lemahnya Pengawasan Pimpinan

    Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman, Audit Temukan Dugaan Lemahnya Pengawasan Pimpinan

    • 0Komentar

    Jakarta, Kaltimupdatenews.com-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman menyusul rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan atas penanganan sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik. Audit internal itu dilaksanakan pada […]

  • Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Sindhu Prameshvari Ukir Prestasi di Puteri Muslimah Kaltim 2026

    Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Sindhu Prameshvari Ukir Prestasi di Puteri Muslimah Kaltim 2026

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Di balik senyum tenang dan pembawaannya yang anggun, tersimpan semangat besar seorang perempuan muda asal Kabupaten Paser yang berani melangkah keluar dari zona nyaman demi menemukan versi terbaik dirinya. Dialah Dinda Sindhu Prameshvari, perempuan kelahiran 7 Mei 2006 asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang berhasil mengukir prestasi sebagai Runner Up 4 Puteri Muslimah […]

  • Ratusan Siswa PSHT Paser Ikuti UKT, Uji Kematangan Teknik hingga Karakter

    Ratusan Siswa PSHT Paser Ikuti UKT, Uji Kematangan Teknik hingga Karakter

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Ratusan siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Paser mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari sabuk hijau ke sabuk putih, Minggu (29/3/2026). Kegiatan yang digelar di padepokan PSHT Paser ini menjadi tahapan penting dalam mengukur kelayakan siswa sebelum naik tingkat. Peserta UKT berasal dari sepuluh ranting se-Kabupaten Paser. Mereka menjalani serangkaian ujian […]

expand_less