Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Kabur hingga Lintas Provinsi, Tersangka Pemerkosaan Dibekuk di Long Ikis

Kabur hingga Lintas Provinsi, Tersangka Pemerkosaan Dibekuk di Long Ikis

  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Upaya pelarian tersangka kasus pemerkosaan berinisial S (41) yang sempat berpindah wilayah lintas provinsi akhirnya terhenti. Aparat kepolisian berhasil membekuk S di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, setelah bersembunyi di rumah kerabatnya.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (28/1) sekitar pukul 17.20 WITA oleh tim gabungan Polsek Long Ikis dan Polsek Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Keberhasilan penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi antarkepolisian.

Kapolsek Long Ikis Iptu Slamet Hafidin, S.H., M.H., mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh dalam upaya pengejaran tersangka yang masuk dalam daftar pencarian kepolisian Polsek Candi Laras Utara.

“Setelah menerima informasi mengenai dugaan keberadaan tersangka di wilayah kami, anggota langsung melakukan pemantauan dan pengintaian untuk memastikan lokasi persembunyian,” ujar Iptu Slamet Hafidin, Sabtu (31/1/2026).

Setelah lokasi dipastikan, tim gabungan bergerak melakukan penangkapan di Desa Moradang. Dalam operasi tersebut, tersangka tidak melakukan perlawanan dan langsung diamankan untuk menghindari potensi gangguan kamtibmas.

“Penangkapan berjalan aman dan kondusif. Tersangka bersikap kooperatif selama proses pengamanan,” katanya.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada Unit Reskrim Polsek Candi Laras Utara pada Kamis (29/1/2026) pukul 10.00 WITA guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai kewenangan penyidik.

Kapolsek menegaskan bahwa sinergi antarkepolisian merupakan bentuk komitmen aparat dalam menangani tindak pidana serius, khususnya kejahatan terhadap perempuan yang menjadi perhatian publik.

“Penegakan hukum harus memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi korban, sekaligus menjadi peringatan tegas bagi pelaku kejahatan,” tegasnya.

Hingga kini, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan. Tersangka dijerat Pasal 285 KUHP serta Pasal 473 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 12 tahun. (*RBN)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis Gelap Buoy Ilegal di Mahakam, Tarif Fantastis hingga Aparat Bingung Bertindak

    Bisnis Gelap Buoy Ilegal di Mahakam, Tarif Fantastis hingga Aparat Bingung Bertindak

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com – Praktik pungutan liar (pungli) berkedok penyewaan tambatan kapal (buoy) ilegal di sepanjang alur Sungai Mahakam, Kota Samarinda, terus menggurita dan menimbulkan keresahan di kalangan pelaku pelayaran sungai. Meski telah lama disorot dan diduga berkontribusi terhadap insiden tertabraknya Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), hingga kini sedikitnya 12 titik buoy ilegal masih beroperasi tanpa penindakan […]

  • Kolaborasi Pemkab Paser dan PT Kideco Jaya Agung, Bangun RPTRA Okuta Garden di Desa Songka

    Kolaborasi Pemkab Paser dan PT Kideco Jaya Agung, Bangun RPTRA Okuta Garden di Desa Songka

    • 0Komentar

    TANA PASER-Pemerintah Kabupaten Paser bersama PT Kideco Jaya Agung memulai pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Okuta Garden di Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang, Selasa (3/3/2026). Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Paser, Fahmi Fadli, didampingi manajemen perusahaan dan Sekretaris Daerah Kabupaten Paser. RPTRA yang dibangun di kawasan Gedung Serba Guna Desa Songka itu berdiri […]

  • Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

    Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengambil langkah tegas untuk memastikan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Melalui Surat Edaran Nomor B/300.1/103/DATPOL-PP/II/2026, Pemkab meminta seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) menutup sementara kegiatan usahanya selama Ramadan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Paser, M. Guntur, menegaskan […]

  • BPS: Industri Baru dan Investasi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kaltim 2025

    BPS: Industri Baru dan Investasi Jaga Pertumbuhan Ekonomi Kaltim 2025

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com – Perekonomian Kalimantan Timur sepanjang 2025 tetap tumbuh di tengah perlambatan sejumlah sektor utama. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat ekonomi daerah ini tumbuh 4,53 persen, ditopang meningkatnya produksi industri, masuknya investasi, serta berlanjutnya pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menyebutkan, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari meningkatnya […]

  • Jelang Ramadan, Bulog Paser Siapkan Ribuan Ton Beras dan Daging Murah 1:04 Play Button

    Jelang Ramadan, Bulog Paser Siapkan Ribuan Ton Beras dan Daging Murah

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Perum Bulog Cabang Paser memastikan kesiapan stok pangan menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, hingga daging sapi telah disiapkan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di pasaran. Kepala Perum Bulog Cabang Paser, Muhammad Mukhlis, mengatakan pihaknya secara khusus melakukan pengadaan daging sapi sebagai langkah intervensi pasar […]

  • Krisis BBM Subsidi, Pemprov Kaltim Kejar Pasokan Tambahan

    Krisis BBM Subsidi, Pemprov Kaltim Kejar Pasokan Tambahan

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Aktivitas transportasi sungai di sejumlah wilayah pedalaman Kalimantan Timur terganggu serius. Sedikitnya 28 kapal angkutan barang dan penumpang yang melayani jalur Kutai Kartanegara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu berhenti beroperasi dalam beberapa hari terakhir akibat tidak tersedianya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kapal-kapal tersebut selama ini menjadi tulang punggung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat […]

expand_less