Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi Serap Aspirasi Warga, Infrastruktur Masih Jadi Usulan Utama
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026
- print Cetak

Foto: Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi saat serap aspirasi masyarakat di Kecamatan Long Ikis dan Long Kali (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Sejumlah persoalan infrastruktur dan pelayanan dasar kembali mencuat dalam kegiatan reses Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Long Ikis dan Long Kali, Jumat (13/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga secara langsung menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dinilai mendesak untuk segera ditangani pemerintah daerah.
Beragam aspirasi mengemuka dalam dialog antara masyarakat dan wakil rakyat tersebut. Di antaranya perbaikan jalan dan jembatan, pemasangan penerangan jalan umum (PJU), peningkatan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah, pengadaan mobil jenazah, hingga dorongan pemekaran kelurahan.
Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi, mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting bagi legislatif untuk menyerap kondisi riil di lapangan sekaligus menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

“Reses ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat di daerah pemilihan,” ungkapnya, Minggu (14/6/2026).
Ia menambahkan, seluruh masukan yang diterima tidak hanya akan dicatat, tetapi juga diperjuangkan agar dapat masuk dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Paser.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami himpun dan kami dorong agar bisa menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah,” jelasnya.
Meski demikian, Hendra Wahyudi menegaskan bahwa tidak semua usulan dapat segera direalisasikan karena harus disesuaikan dengan kondisi kemampuan anggaran daerah yang saat ini masih menghadapi tekanan fiskal akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
“Harapan masyarakat tentu ingin segera terealisasi, tetapi kita juga harus realistis melihat kemampuan keuangan daerah yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyosialisasikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang skema pembiayaan pembangunan infrastruktur tahun jamak (multiyears) yang sedang dibahas DPRD Paser.
” Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur strategis secara lebih terencana dan berkelanjutan di Kabupaten Paser, ” harapnya (Jay)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar