Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Pendapatan Daerah Menyusut, Kukar Siapkan Skema Kolaboratif Jaga Pembangunan

Pendapatan Daerah Menyusut, Kukar Siapkan Skema Kolaboratif Jaga Pembangunan

  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menghadapi tekanan fiskal serius menyusul tren penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah menyusun strategi alternatif agar pembangunan tetap berjalan berkelanjutan.

Data keuangan daerah menunjukkan penurunan tajam APBD Kukar dari Rp14,3 triliun pada 2024 menjadi Rp11,1 triliun di 2025, lalu kembali turun ke Rp7,16 triliun pada 2026. Penurunan ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga 2027.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa ketergantungan pada APBD tidak lagi bisa menjadi satu-satunya tumpuan pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, mulai mengarahkan pola pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor.

“Ke depan, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan fiskal daerah. Kami mendorong keterlibatan semua pihak, termasuk swasta, akademisi, dan masyarakat,” kata Aulia, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, pendekatan pentahelix akan menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat sinergi tersebut. Pemerintah akan membagi fokus pembangunan berdasarkan klaster wilayah kecamatan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Selain memperluas kolaborasi, Pemkab Kukar juga mengupayakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor-sektor potensial. Di antaranya melalui optimalisasi pendapatan air permukaan, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), serta penguatan kinerja badan usaha milik daerah.

Aulia menjelaskan, peningkatan pendapatan daerah harus memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah, khususnya melalui kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Orientasinya bukan sekadar menaikkan angka pendapatan, tetapi bagaimana itu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan daya beli masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang sehat akan tercipta jika perputaran uang di masyarakat terus meningkat.

“Kalau ekonomi masyarakat bergerak, efeknya akan kembali ke daerah dalam bentuk aktivitas ekonomi yang lebih kuat,” tutupnya.(*RBN)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 386 Gram Sabu Digagalkan Beredar di Paser, Polisi Tangkap Pengedar di Rumah Kontrakan

    386 Gram Sabu Digagalkan Beredar di Paser, Polisi Tangkap Pengedar di Rumah Kontrakan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya peredaran narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan aparat kepolisian di Kabupaten Paser. Tim Elang Satuan Reserse Narkoba Polres Paser menyita 386 gram sabu dan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar dalam penggerebekan di Kecamatan Tanah Grogot. Terduga pelaku berinisial MR (27) ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang diduga digunakan sebagai lokasi […]

  • Aksi 21 April Menggema, Massa Desak Evaluasi Anggaran hingga Bersih-bersih KKN

    Aksi 21 April Menggema, Massa Desak Evaluasi Anggaran hingga Bersih-bersih KKN

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Intensitas persiapan aksi unjuk rasa yang akan digelar Selasa (21/4/2026) terus meningkat di Kalimantan Timur. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim memperkuat konsolidasi di berbagai daerah, sekaligus mematangkan agenda penyampaian aspirasi yang akan difokuskan pada tiga isu strategis. Di Kota Samarinda, geliat persiapan terlihat jelas melalui berdirinya posko-posko aksi di […]

  • Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    • 0Komentar

    TANA PASER-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser mulai melakukan persiapan penentuan awal puasa. Proses tersebut akan dilakukan melalui dua metode yang selama ini digunakan secara nasional, yakni hisab dan rukyatul hilal. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser, H. Maslekhan, menjelaskan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki bulan Sya’ban […]

  • Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Penurunan debit air baku dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya sumber air di sejumlah wilayah. Dampak paling nyata dirasakan di wilayah Sotek yang hingga kini belum memiliki sumber air baku permanen. Ketergantungan […]

  • Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Prajurit Kodam VI/Mulawarman Tembus Medan Ekstrem 1.48 min Play Button

    Pesawat Pelita Air Jatuh di Krayan, Prajurit Kodam VI/Mulawarman Tembus Medan Ekstrem

    • 0Komentar

    NASIONAL,kaltimupdatenews.com-Prajurit Kodam VI/Mulawarman menjadi unsur pertama yang menjangkau lokasi jatuhnya pesawat milik PT Pelita Air Service penerbangan 7101 jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA di wilayah pegunungan Pa Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Kapendam VI/Mulawarman Kolonel Kav Kristiyanto menyampaikan, laporan awal kecelakaan diterima jajaran TNI sekitar pukul 12.20 WITA. Mendapat […]

  • Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Waru memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang kesehatan siswa kini tengah berada di bawah evaluasi besar-besaran. Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia […]

expand_less