Menjelang Peresmian Nasional, Danrem 091/ASN Pantau Progres KDKMP di Paser
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Anggara Sitompul saat meninjau gerai KDKMP di Desa Keluang Paser Jaya (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltim update news.com-Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Anggara Sitompul, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser, Selasa (27/1/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang peresmian KDKMP secara nasional yang dijadwalkan berlangsung Februari 2026.
Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan, saat ini terdapat 64 titik pembangunan KDKMP yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Paser. Dari jumlah tersebut, dua unit koperasi telah menunjukkan progres signifikan dengan capaian pembangunan mencapai sekitar 90 persen.
“Khusus di Paser, ada dua titik yang sudah hampir rampung, yakni di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, dan Desa Keluang Paser Jaya, Kecamatan Kuaro,” ujarnya di sela peninjauan.
Ia menargetkan, pada saat peresmian nasional nanti, setidaknya tiga hingga empat unit KDKMP di Paser sudah dapat dinyatakan selesai dan siap beroperasi. Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat proses pembangunan.
“Saya berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar percepatan pembangunan KDKMP ini bisa optimal. Program ini diharapkan menjadi penggerak baru perekonomian masyarakat di tingkat desa,” katanya.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Brigjen TNI Anggara memastikan bahwa secara umum pembangunan KDKMP di Kabupaten Paser berjalan lancar, khususnya terkait kesiapan lahan yang dinilai tidak menemui kendala berarti.
Namun demikian, ia mengakui bahwa di beberapa daerah lain masih ditemukan persoalan administratif, terutama dalam pemenuhan syarat lahan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Agrinas.
“Di daerah lain memang ada kendala, seperti pematangan lahan atau keterbatasan luas lahan yang tidak sesuai persyaratan. Ini sedang kami carikan solusi,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan penyesuaian desain KDKMP bagi desa-desa yang belum memenuhi syarat lahan ideal, termasuk desa dengan jumlah penduduk kurang dari 500 kepala keluarga.
“Bapak Presiden Prabowo berharap program ini tetap bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh desa, sehingga tidak ada desa yang tertinggal hanya karena kendala persyaratan teknis,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pelaksanaan program KDKMP, termasuk dalam hal penyediaan lahan di setiap desa.
Menurutnya, keberadaan KDKMP merupakan tanggung jawab bersama karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
“Kami siap mendukung dari sisi lahan dan koordinasi lintas sektor. Harapan kami, setelah koperasi ini beroperasi, sumber daya manusia dan aset yang ada dapat dikelola dan dijaga dengan baik oleh masyarakat,” ujar Ikhwan.
Ia menambahkan, KDKMP diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu mendorong kemandirian dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Paser.(RBN)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar