Lima Penumpang Luka-luka, Avanza Oleng dan Tabrak Tiang Listrik di Tikungan Desa Janju
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Kondisi mobil usai alami kecelakaan di tikungan Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot (Rabuan/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Tikungan tajam di Jalur 2 Boron Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, Minggu (25/01/2026) pagi, kembali menjadi saksi kecelakaan. Sebuah mobil Toyota Avanza bernopol DD 1942 MP oleng dan menabrak tiang listrik, membuat lima penumpangnya harus dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian sekitar pukul 09.18 Wita itu bermula saat Usman, warga Balikpapan, mengemudikan mobilnya menuju Tanah Grogot untuk menghadiri pernikahan keluarga. Menurut Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, pengemudi sempat kehilangan konsentrasi karena hendak merokok saat mobil melintas di wilayah Kuaro.
“Mobil oleng ke kiri dan menabrak tiang listrik. Untungnya, benturan tidak sampai menimbulkan korban jiwa, tapi lima penumpang luka-luka dan harus mendapatkan perawatan,” ujar AKP Weny, Senin (26/01/2026).
Di lokasi, sisa-sisa benturan masih terlihat jelas. Bagian depan mobil penyok dan kabel listrik tergantung dari tiang yang tertabrak. Berdasarkan keterangan Suwarto, salah satu warga yang melihat kejadian, menggambarkan momen itu dengan jelas.
“Mobil itu tiba-tiba oleng begitu cepat, terdengar benturan keras. Semua orang di sekitar langsung panik.” katanya
Korban langsung dievakuasi oleh petugas Polsek Tanah Grogot bersama Satlantas Polres Paser. Lima penumpang dilarikan ke RS Panglima Sebaya, sementara pengemudi hanya mengalami luka ringan. “Kondisi korban sudah stabil,” kata AKP Weny.
Polisi menegaskan bahwa jalan di tikungan tersebut dalam kondisi baik dan tidak menjadi faktor utama kecelakaan. Fokus pengemudi yang terganggu oleh aktivitas di dalam mobil menjadi penyebab utama.
“Kami selalu mengingatkan pengendara untuk tetap fokus, jangan terganggu ponsel, rokok, atau hal lain saat mengemudi,” tegas AKP Weny.
Selain kerusakan fisik mobil, kecelakaan ini juga menimbulkan kepanikan di antara pengguna jalan lain. Beberapa pengendara yang melintas sempat menahan laju kendaraannya untuk menghindari korban dan kendaraan yang terguling di tepi jalan.
Sementara itu, tetangga sekitar, yang enggan disebutkan namanya, mengaku prihatin dengan seringnya kecelakaan di tikungan tersebut.
“Sudah beberapa kali mobil oleng di sini. Jalanannya memang tikungan, tapi pengemudi tetap harus hati-hati,” ujarnya.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi seluruh pengendara di Kabupaten Paser untuk selalu waspada, terutama di jalur yang rawan kecelakaan. AKP Weny menekankan pentingnya sabuk pengaman, menjaga jarak aman, dan tidak lengah saat mengemudi.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi, termasuk untuk menilai faktor kecepatan dan kemungkinan penyebab lain. Sementara itu, mobil yang ringsek akibat benturan sudah diamankan sebagai barang bukti.(RBN)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar