Ketua PSHT Cabang Paser Hadiri Parapatan Luhur PSHT 2026 di Padepokan Agung Madiun
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Agung Madiun (PAM), Jawa Timur(rbn/dok/kaltimupdate)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Paser, Kang Mas Wa’an, menghadiri Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Tahun 2026 yang digelar di Padepokan Agung Madiun (PAM), Jawa Timur. Forum tertinggi organisasi PSHT tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026, dan diikuti oleh perwakilan cabang PSHT dari seluruh wilayah Indonesia serta luar negeri.
Kang Mas Wa’an hadir didampingi Ketua Dewan PSHT Cabang Paser, Kang Mas Abdul Sani. Kehadiran keduanya merupakan bentuk komitmen dan dukungan penuh Cabang Paser terhadap pelaksanaan agenda strategis organisasi yang menjadi penentu arah kebijakan PSHT lima tahun ke depan.
Parapatan Luhur merupakan forum organisasi tertinggi Persaudaraan Setia Hati Terate yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Forum ini memiliki peran penting dalam membahas berbagai persoalan mendasar organisasi, mulai dari evaluasi kinerja kepengurusan periode sebelumnya, penataan struktur organisasi, hingga penetapan program kerja dan kepemimpinan untuk periode selanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, Parapatan Luhur PSHT 2026 diikuti oleh ratusan cabang dari dalam dan luar negeri. Sebanyak 286 cabang hadir secara langsung di Padepokan Agung Madiun, sementara 87 cabang lainnya mengikuti jalannya kegiatan melalui sistem virtual. Dengan demikian, total cabang yang berpartisipasi mencapai 373 cabang, dengan tingkat kehadiran sebesar 76,68 persen dari keseluruhan cabang PSHT yang terdaftar.
Ketua PSHT Cabang Paser, Kang Mas Wa’an, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Parapatan Luhur berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Menurutnya, pelaksanaan forum tertinggi organisasi tersebut mencerminkan kedewasaan berorganisasi serta kuatnya semangat persaudaraan di tubuh PSHT.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Parapatan Luhur PSHT Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Seluruh peserta mengikuti agenda dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan musyawarah mufakat,” ujar Kang Mas Wa’an, Sabtu (7/2/2026).
Ia menambahkan, dinamika pembahasan dalam forum berlangsung secara konstruktif dan mengedepankan kepentingan organisasi. Setiap cabang diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, masukan, serta aspirasi demi kemajuan Persaudaraan Setia Hati Terate ke depan.
Kang Mas Wa’an juga mengapresiasi panitia pelaksana Parapatan Luhur yang dinilainya telah bekerja maksimal dalam menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana di Padepokan Agung Madiun turut mendukung kelancaran acara sejak hari pertama hingga penutupan.
“Tidak ada kendala berarti selama kegiatan berlangsung. Semua agenda dapat terlaksana sesuai dengan tata tertib dan mekanisme organisasi yang telah ditetapkan,” katanya.
Parapatan Luhur PSHT 2026 tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan soliditas antar-cabang. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa PSHT semakin maju, mandiri, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Sebagai organisasi pencak silat yang menjunjung tinggi nilai budi luhur, persaudaraan, dan pengabdian kepada bangsa, PSHT diharapkan terus berperan aktif dalam menjaga persatuan serta melestarikan budaya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Melalui Parapatan Luhur ini, PSHT meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan warga, serta menjaga marwah dan ajaran luhur Persaudaraan Setia Hati Terate di tengah dinamika perkembangan zaman.(rbn)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar