Kapal Miring di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Tewas Tertindih Truk
- calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Proses evakuasi oleh Tim SAR Balikpapan di KM Dharma Kartika IX saat akan sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com – Insiden kapal miring terjadi saat KM Dharma Kartika IX bersandar di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan di dalam kapal bergeser dan menimpa penumpang, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Tim Search and Rescue (SAR) Kota Balikpapan bergerak cepat setelah menerima laporan kemiringan kapal penumpang dan barang yang melayani rute Parepare–Balikpapan tersebut. Kendaraan truk bermuatan beras yang berada di dalam kapal dilaporkan ikut miring dan menimpa beberapa penumpang.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, mengatakan evakuasi dilakukan segera setelah laporan diterima.
“Kami mendapatkan informasi bahwa KM Dharma Kartika IX mengalami kemiringan saat sandar. Akibatnya, truk di dalam kapal ikut bergeser dan menimpa penumpang, sehingga diperlukan evakuasi darurat,” ujarnya.
Empat korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak. Korban meninggal dunia diketahui bernama Idham Rapi (52), laki-laki, warga Kabupaten Berau. Sementara korban selamat masing-masing Nurma (64), perempuan, warga Kabupaten Luwu; Rosnaini(43), perempuan, warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan; serta seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang berdomisili di Kelurahan Teritip, Kota Balikpapan.
Selain korban jiwa, insiden tersebut juga menimbulkan kerugian material. Satu unit truk pengangkut beras dilaporkan terbalik ke sisi kanan. Selain itu, satu unit kendaraan pikap L300 bermuatan telur tertimbun beras dan tertimpa truk, serta satu unit kendaraan Triton turut mengalami kerusakan akibat tertimpa muatan.
“Dari empat korban, tiga orang selamat dalam kondisi luka-luka dan satu orang meninggal dunia,” kata Endrow.
Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk mendapatkan penanganan medis. Korban anak masih menjalani pemantauan intensif oleh tim medis rumah sakit.
Hingga Selasa siang pukul 13.00 Wita, operasi SAR masih berlangsung. Tim gabungan memfokuskan upaya pada pemindahan kendaraan serta muatan yang berserakan guna memastikan tidak ada korban lain yang terjebak di dalam kapal. Penyebab pasti kemiringan kapal masih dalam penelusuran pihak terkait.(*LAN)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar