PLN UID Kaltimra Pastikan Listrik Andal, 1.210 Personel Disiagakan Selama Idulfitri
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Foto : Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan keandalan pasokan listrik selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah (ist).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com -Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan keandalan pasokan listrik selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyiagakan 1.210 personel di seluruh wilayah operasional.
Langkah ini dilakukan dalam rangka masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang berlangsung pada 12 hingga 31 Maret 2026. Seluruh personel, sistem kelistrikan, serta peralatan pendukung disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik masyarakat.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa pihaknya telah mengoptimalkan seluruh sumber daya guna menjaga kontinuitas pasokan listrik.
“Kami telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, termasuk kesiapan pembangkit, jaringan, hingga personel di lapangan. Dengan langkah ini, kami berupaya menjaga pasokan listrik tetap aman dan stabil selama masyarakat merayakan Idulfitri,” jelasnya, Selasa (17/4/2026)
PLN UID Kaltimra juga menetapkan 161 lokasi prioritas yang menjadi fokus pengamanan. Lokasi tersebut mencakup 43 masjid—terdiri atas 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas—serta sejumlah fasilitas transportasi dan layanan publik lainnya.
Dari sisi daya, beban puncak diperkirakan mencapai 804,8 megawatt (MW), sedangkan daya mampu sistem mencapai 976,6 MW. Kondisi ini memberikan cadangan daya sebesar 171,8 MW sebagai antisipasi lonjakan konsumsi listrik.
Untuk menunjang kesiapsiagaan, PLN menyiapkan 95 posko siaga, 29 unit UPS, 37 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 13 unit Unit Kabel Bergerak (UKB/UKKB), 2 unit crane, 87 kendaraan operasional, serta 62 sepeda motor operasional.
Selain itu, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik. Sebanyak 77 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia dan siap digunakan masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Chaliq turut mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan digital PLN dalam mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan aplikasi PLN Mobile agar lebih mudah dalam melaporkan gangguan maupun mengakses layanan lainnya. Tim kami bersiaga penuh selama 24 jam untuk memberikan respons cepat,” pungkasnya.(Rbn)
- Penulis: Editor




Saat ini belum ada komentar