Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Kemarau Berkepanjangan, PAMA KIDE Salurkan Air Bersih untuk Warga Batu Kajang

Kemarau Berkepanjangan, PAMA KIDE Salurkan Air Bersih untuk Warga Batu Kajang

  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, harus menghadapi keterbatasan pasokan air bersih di tengah musim kemarau berkepanjangan. Bahkan, harga air bersih yang dijual kepada masyarakat dilaporkan mencapai Rp180 ribu per tangki. Menanggapi kondisi tersebut, PT Pamapersada Nusantara (PAMA KIDE) bersama PT Kideco Jaya Agung menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Selasa (13/10/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan di sejumlah titik di Desa Batu Kajang, meliputi Rute Mariga, Kantor Desa Batu Kajang, hingga SMP Negeri 1 Batu Sopang. Pelaksanaan distribusi mengikuti pembagian rute yang telah dikoordinasikan PT Kideco Jaya Agung bersama seluruh mitra kontraktornya.

Kemarau yang berkepanjangan akibat fenomena El Nino menyebabkan ketersediaan air di sejumlah sumber semakin menipis. Kondisi ini turut dirasakan masyarakat Desa Batu Kajang yang memiliki lebih dari 1.400 jiwa. Berkurangnya pasokan air bersih tidak hanya menghambat pemenuhan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menambah beban pengeluaran warga untuk memperoleh air.

CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara, Ghani Rasyid, yang mewakili SRGS Department Head, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya ketika akses terhadap air bersih semakin terbatas.

“Di tengah kondisi seperti ini, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga,” ujar Ghani.

Ia menambahkan, respons positif masyarakat selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa bantuan air bersih sangat dibutuhkan. Dengan adanya distribusi tersebut, warga diharapkan dapat memanfaatkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan prioritas tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pembelian air bersih.

“Ketika harga air bersih mencapai Rp180 ribu per tangki, tentu hal ini menjadi beban tersendiri bagi masyarakat. Kami berharap dana yang biasanya digunakan untuk membeli air dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” katanya.

Foto: PAMA KIDE saat menyalurkan Air Bersih untuk Warga Batu Kajang (Jay/kaltimupdatenews)

Apresiasi juga disampaikan Camat Batu Sopang, Arwin Mamonto. Ia menilai kolaborasi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau, terutama ketika ketersediaan air bersih semakin terbatas.

“Kami berterima kasih atas kepedulian PT Pamapersada Nusantara bersama PT Kideco Jaya Agung yang telah hadir membantu masyarakat. Dukungan seperti ini sangat berarti, terutama bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ungkap Arwin.

Meski demikian, Arwin mengingatkan bahwa bantuan yang diberikan perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menggunakan air secara bijak. Terlebih, musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga awal November sehingga langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan air dan menghindari pemakaian yang tidak diperlukan. Jika musim kemarau masih berlangsung hingga awal November, penghematan air menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga ketersediaan air bagi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Bagi PT Pamapersada Nusantara, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan PT Kideco Jaya Agung, perusahaan berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi warga yang menghadapi tantangan akibat perubahan kondisi iklim.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya melalui kepedulian terhadap lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi antara perusahaan, pemerintah setempat, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya menghadapi dampak kemarau secara berkelanjutan.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpisahan SMPN 5 Tanah Grogot, 202 Siswa Angkatan 26 Resmi Dilepas

    Perpisahan SMPN 5 Tanah Grogot, 202 Siswa Angkatan 26 Resmi Dilepas

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Sebanyak 202 siswa kelas IX angkatan ke-26 SMP Negeri 5 Tanah Grogot resmi dilepas dalam acara pisah kenang yang digelar di Gedung Awa Mangkuruku, Senin (11/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, dewan guru, wali murid, serta para siswa. Ketua panitia pelaksana, Nurjanah, dalam […]

  • DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser meminta pemerintah pusat segera mencari solusi atas persoalan lahan masyarakat yang berada di kawasan Cagar Alam (CA). Permasalahan itu dinilai telah menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengelola lahan permukiman dan pertanian yang sudah ditempati sejak lama. Upaya penyelesaian persoalan tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Paser ke Balai […]

  • Bank Sampah Bumdes Amanah Padang Jaya Mulai Gerakkan Ekonomi dari Sampah

    Bank Sampah Bumdes Amanah Padang Jaya Mulai Gerakkan Ekonomi dari Sampah

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat mulai menunjukkan hasil di Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. Bank Sampah yang dikelola Bumdes Amanah desa setempat berhasil mengumpulkan hingga 1,5 ton sampah dari warga dalam waktu sekitar satu bulan sejak mulai beroperasi. Direktur Bank Sampah Bumdes Amanah Desa Padang Jaya, Rochmalia Swastati, menjelaskan bank sampah […]

  • Kepala Rutan Balikpapan Ingatkan Warga Binaan Wanita: “Narkoba dan Handphone Ilegal Tidak Ditoleransi”

    Kepala Rutan Balikpapan Ingatkan Warga Binaan Wanita: “Narkoba dan Handphone Ilegal Tidak Ditoleransi”

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN,Kaltimupdatenews.com-Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menegaskan sikap tegasnya terhadap peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di lingkungan rutan. Pernyataan itu disampaikan langsung kepada Warga Binaan Wanita dalam pengarahan khusus yang digelar di blok hunian wanita, Sabtu (31/1/2026). Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, Agus menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan […]

  • Polres Paser Siagakan 311 Personel untuk Pengamanan Iduladha 1447 Hijriah

    Polres Paser Siagakan 311 Personel untuk Pengamanan Iduladha 1447 Hijriah

    • 0Komentar

    TANA PASER-Pengamanan malam takbir hingga pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Paser dipastikan berlangsung dengan pengawasan ketat. Sebanyak 311 personel gabungan disiagakan oleh Polres Paser bersama unsur lintas instansi guna menjaga keamanan masyarakat selama momentum Hari Raya Kurban. Kesiapan pengamanan tersebut ditandai melalui apel gabungan yang digelar di halaman Mako Polres Paser, Tanah Grogot, […]

  • Soroti Temuan BPK, DPRD Paser Minta Perangkat Daerah Lebih Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi

    Soroti Temuan BPK, DPRD Paser Minta Perangkat Daerah Lebih Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser melalui Badan Anggaran (Banggar) menekankan agar seluruh perangkat daerah mempercepat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penekanan itu mengemuka dalam rapat kerja Banggar DPRD Paser bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang membahas Laporan Hasil […]

expand_less