Mahasiswa KKN 52 Bangun Rumah Digital UMKM Tanah Grogot
- calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
- print Cetak

Foto: Para mahasiswa KKN 52 Kelurahan Tanah Grogot (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Produk lokal tak lagi harus bergantung pada promosi dari mulut ke mulut. Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, pelaku UMKM di Kelurahan Tanah Grogot mulai mendapat ruang baru untuk memperkenalkan usaha mereka melalui KANDILO, sebuah platform digital yang digagas mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) 52.
Melalui situs kandilo.id, masyarakat dapat menemukan beragam informasi mengenai usaha lokal, mulai dari profil bisnis, katalog produk, lokasi usaha, hingga kontak penjual. Platform tersebut juga menghubungkan pelaku UMKM dengan sejumlah kanal digital, seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, Facebook, dan Google Maps.
Inovasi ini lahir dari persoalan sederhana yang selama ini dihadapi pelaku usaha lokal, yakni keterbatasan informasi dan akses promosi. Produk yang sebenarnya memiliki potensi pasar kerap sulit ditemukan karena belum memiliki ruang digital yang mampu mempertemukan penjual dengan calon pembeli.
Ketua KKN 52 Kelurahan Tanah Grogot, Edwar Chandra Sanjaya, mengatakan KANDILO diharapkan menjadi pintu masuk bagi UMKM lokal untuk lebih dikenal masyarakat luas.
“Kami melihat banyak usaha warga yang produknya bagus, tetapi belum memiliki tempat yang mudah ditemukan secara digital. Karena itu, kami mencoba membuat satu wadah yang bisa mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli secara lebih mudah dan terpercaya,” kata Edwar, Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, kehadiran platform tersebut bukan sekadar upaya membawa UMKM ke ranah digital. Lebih dari itu, KANDILO diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi lokal yang saling terhubung.
“Digitalisasi tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Yang penting, teknologi bisa menjawab kebutuhan masyarakat dan memberi manfaat langsung bagi warga di sekitar kita,” ujarnya.
Untuk memastikan informasi yang ditampilkan dapat dipertanggungjawabkan, tim KKN 52 tidak serta-merta memasukkan data usaha ke dalam platform. Proses pendataan dilakukan dengan mendatangi pelaku UMKM secara langsung, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi data sebelum profil usaha dipublikasikan.
Penanggung Jawab Program UMKM KKN 52, M. Zaidan Farid Ramadhan, mengatakan proses tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pengembangan KANDILO.
“Kami tidak ingin website ini hanya dipenuhi daftar nama usaha. Informasi yang ditampilkan harus benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga masyarakat yang mencari produk melalui KANDILO mendapatkan informasi yang jelas dan dapat dipercaya,” ujar Zaidan.
Dalam tahap awal, tim menargetkan sedikitnya 15 UMKM dapat memiliki profil usaha secara lengkap di platform tersebut. Profil itu mencakup informasi usaha, foto produk, lokasi, serta tautan menuju media sosial atau kontak yang dapat digunakan calon konsumen.
Zaidan menjelaskan, pendataan dilakukan dengan melibatkan pihak kelurahan dan komunitas setempat. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat mempermudah proses pemutakhiran data UMKM setelah program KKN selesai.
Bagi pelaku usaha, keberadaan KANDILO membuka peluang untuk memperluas jangkauan promosi tanpa harus mengandalkan metode konvensional. Sementara bagi masyarakat, platform tersebut dapat menjadi pintu pencarian produk dan usaha lokal secara lebih praktis.
Tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program KKN, KANDILO juga diproyeksikan tetap berjalan setelah mahasiswa meninggalkan lokasi. Website tersebut nantinya akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kelurahan Tanah Grogot dan komunitas lokal untuk dikelola secara berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan membuat KANDILO tidak berhenti sebagai proyek mahasiswa, tetapi berkembang menjadi basis data sekaligus etalase digital UMKM Tanah Grogot yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan, promosi, dan pengembangan usaha masyarakat dalam jangka panjang.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar