TPP ASN PPU Tetap Dibayar Penuh di Tengah Tekanan Fiskal
- calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
- print Cetak

Foto : Bupati PPU, Mudyat Noor (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PPU, kaltimupdatenews.com -Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) tetap dibayarkan secara penuh meski kondisi keuangan daerah tengah menghadapi tekanan.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan pemotongan TPP. Menurutnya, pemerintah daerah masih berupaya menjaga hak pegawai sebagai bagian dari komitmen terhadap kesejahteraan ASN.
“Kami masih mempertahankan pembayaran TPP secara utuh. Sampai sekarang belum ada pengurangan,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Kepastian tersebut sekaligus meredam kekhawatiran di kalangan ASN yang sebelumnya mencuat terkait potensi pemangkasan tunjangan akibat keterbatasan anggaran daerah.
Meski demikian, Mudyat mengakui kondisi fiskal ke depan belum sepenuhnya stabil. Dinamika kebijakan serta tekanan terhadap belanja daerah berpotensi memengaruhi berbagai pos anggaran, termasuk TPP.
Ia menambahkan, langkah mempertahankan TPP saat ini merupakan bentuk prioritas pemerintah daerah dalam menjaga daya beli dan kesejahteraan pegawai di tengah situasi yang tidak mudah.
“Untuk sekarang masih bisa kita jaga, tetapi perkembangan ke depan tentu akan sangat bergantung pada kondisi keuangan daerah,” katanya.
Diketahui, total anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN di Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai sekitar Rp200 miliar per tahun. Anggaran tersebut mencakup seluruh ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).(rbn)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar