Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » LPAP Diminta Perkuat Peran Strategis Jaga Identitas Paser di Era IKN

LPAP Diminta Perkuat Peran Strategis Jaga Identitas Paser di Era IKN

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU, kaltimupdatenews.com-Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur membawa dampak besar bagi dinamika sosial dan budaya masyarakat lokal. Di tengah arus perubahan tersebut, lembaga adat dinilai harus tampil lebih kuat sebagai penjaga identitas dan marwah daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Laskar Pertahanan Adat Paser (LPAP) di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Kamis (12/2/2026).

Menurut Waris, LPAP memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai luhur adat Paser agar tetap hidup di tengah modernisasi dan percepatan pembangunan.

“Perubahan akibat pembangunan dan hadirnya IKN tidak bisa dihindari. Namun, identitas dan nilai budaya tidak boleh hilang. Di sinilah LPAP harus mengambil peran yang lebih kuat dan terarah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Musda II harus dimaknai sebagai ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah konkret organisasi ke depan. Konsolidasi internal, penguatan program kerja, serta regenerasi kepemimpinan dinilai menjadi kunci agar LPAP tetap relevan dengan tantangan zaman.

Waris juga mengingatkan agar proses pemilihan ketua dan kepengurusan dilakukan secara demokratis dengan mengedepankan musyawarah mufakat sebagai ciri khas budaya Paser.

Bahasa Paser Masuk Kurikulum Sekolah

Sementara itu, Ketua LPAP Kalimantan Timur, Noviandra, menyoroti persoalan krusial yang dihadapi masyarakat adat, yakni ancaman punahnya bahasa ibu akibat minimnya penggunaan di ruang publik dan pendidikan formal.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup sebatas seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam kebijakan konkret. Salah satunya melalui dorongan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pelestarian adat sebagai landasan hukum perlindungan hak masyarakat adat.

“Bahasa adalah identitas. Jika bahasa hilang, maka perlahan jati diri ikut memudar. Karena itu, kami mendorong Bahasa Paser masuk dalam muatan lokal di sekolah-sekolah,” tegasnya.

Selain penguatan regulasi dan pelestarian bahasa, LPAP juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat adat agar mampu beradaptasi dan berdaya saing di tengah arus pembangunan, tanpa kehilangan akar budaya.

Saat ini, LPAP memiliki sekitar 400 anggota di Kabupaten PPU dan lebih dari 1.000 anggota di tingkat provinsi. Dengan jumlah tersebut, organisasi ini diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian adat dan budaya Paser.(Sir)

  • Penulis: Fendialvaro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan kesiapan pengamanan selama Ramadan dengan memperkuat koordinasi bersama TNI dan Polri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada bulan puasa. Komitmen tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Ainie, usai mengikuti apel siaga pengamanan di halaman Polres Penajam Paser Utara, […]

  • Kukar Siaga Cuaca Ekstrem! Camat dan Kades Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    Kukar Siaga Cuaca Ekstrem! Camat dan Kades Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menginstruksikan peningkatan kewaspadaan di seluruh wilayah menyusul potensi ancaman bencana hidrometeorologi pada periode Januari hingga Maret 2026. Instruksi tersebut dituangkan dalam surat edaran yang ditujukan kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa se-Kukar. Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan kebijakan itu merupakan tindak lanjut atas peringatan dini yang disampaikan Badan […]

  • Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    • 0Komentar

    TANA PASER-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser mulai melakukan persiapan penentuan awal puasa. Proses tersebut akan dilakukan melalui dua metode yang selama ini digunakan secara nasional, yakni hisab dan rukyatul hilal. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser, H. Maslekhan, menjelaskan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki bulan Sya’ban […]

  • Jelang Ramadan, Bulog Paser Siapkan Ribuan Ton Beras dan Daging Murah 1:04 Play Button

    Jelang Ramadan, Bulog Paser Siapkan Ribuan Ton Beras dan Daging Murah

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Perum Bulog Cabang Paser memastikan kesiapan stok pangan menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula, hingga daging sapi telah disiapkan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di pasaran. Kepala Perum Bulog Cabang Paser, Muhammad Mukhlis, mengatakan pihaknya secara khusus melakukan pengadaan daging sapi sebagai langkah intervensi pasar […]

  • Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

    Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Rencana pengadaan kendaraan operasional di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Timur dengan nilai anggaran Rp6,8 miliar memunculkan tanda tanya di tengah publik. Angka tersebut tercantum dalam daftar rencana kegiatan dan anggaran pengadaan barang/jasa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026. Berdasarkan dokumen perencanaan yang beredar, nilai pengadaan kendaraan itu mencapai Rp6.804.951.760. Namun hingga berita ini diturunkan, […]

  • Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Pedagang di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diminta tidak lagi mengemas minyak goreng curah menggunakan botol bekas air mineral atau kemasan bekas lainnya. Cara tersebut dinilai berisiko terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi pangan di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, Senin (9/3/2026). […]

expand_less