Kebakaran Rumah Bangsal Enam Pintu di Tenggarong, Disdamkarmatan Kukar Bergerak Cepat Padamkan Api
- calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
- print Cetak

Teks Foto: Tim Damkar Kukar usai memadamkan rumah terbakar di Jl Ruwan Gang 7, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Kamis (22/01/2026). (Dok. Damkarmatan Kukar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUTAI KARTANEGARA- Kaltimupdatenews.com. Kebakaran menghanguskan sebuah rumah bangsal enam pintu di Jalan Ruwan Gang 7, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (22/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman yang cukup padat.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran pada pukul 07.23 Wita. Informasi awal disampaikan oleh relawan pemadam kebakaran setempat yang melihat kobaran api mulai membesar dari salah satu pintu bangsal.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada menuju lokasi kejadian. Enam menit setelah laporan diterima, unit pemadam sudah tiba dan segera melakukan upaya pemadaman.
“Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemetaan titik api dan penyemprotan untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya,” ujar Fida saat dikonfirmasi.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.05 Wita. Setelah itu, petugas melanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Situasi di lokasi akhirnya dinyatakan aman.
Bangunan yang terbakar merupakan rumah bangsal dengan enam pintu yang dihuni oleh beberapa kepala keluarga. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari salah satu unit hunian.
“Penyebab kebakaran masih kami dalami. Dugaan awal mengarah ke konsleting listrik, namun kepastian menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Fida.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena sebagian bangunan dan isi rumah terdampak kobaran api. Para penghuni bangsal berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Proses pemadaman melibatkan kekuatan gabungan dari Disdamkarmatan Kutai Kartanegara, relawan pemadam kebakaran, serta dukungan aparat TNI dan Polri yang turut membantu pengamanan lokasi. Sebanyak 10 unit armada brandweer, satu unit rescue, serta satu unit kendaraan pick-up yang dilengkapi portable pump dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Fida menegaskan, keberhasilan pemadaman tidak lepas dari koordinasi yang baik antarinstansi dan respons cepat relawan di lapangan. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi faktor krusial dalam mencegah api meluas ke bangunan lain yang jaraknya cukup berdekatan.
“Sinergi antara relawan, aparat, dan petugas pemadam sangat membantu. Dengan respons cepat, api dapat dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” ujarnya.
Pihak Disdamkarmatan Kukar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik. Warga diminta memastikan kondisi kabel dan peralatan listrik di rumah dalam keadaan aman guna mencegah kejadian serupa terulang.(PUT)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar