BMKG Kaltim Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

Foto : Kondisi cuaca di kaltim (dok BMKG Kaltim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KALTIM, kaltimupdatenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, Senin (10/2/2026).
Peringatan dini yang dikeluarkan pada pukul 14.24 WITA tersebut menyebutkan kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 14.36 WITA dan berpotensi berlangsung hingga pukul 17.00 WITA.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Paser meliputi Kecamatan Batu Sopang, Tanjung Harapan, Paser Belengkong, Tanah Grogot, Kuaro, Long Ikis, Muara Komam, Long Kali, Batu Engau, dan Muara Samu. Selain itu, hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara seperti Muara Badak, Muara Jawa, dan Sanga-Sanga.
Di Kabupaten Berau, potensi cuaca ekstrem meliputi Kecamatan Talisayan, Sambaliung, Segah, Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Pulau Derawan, Teluk Bayur, Batu Putih, dan Biatan. Sementara di Kabupaten Kutai Timur, wilayah yang terdampak antara lain Sangkulirang, Telen, Sandaran, Kaubun, Karangan, Batu Ampar, dan Long Mesangat.
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat di Kabupaten Penajam Paser Utara, meliputi Kecamatan Penajam, Waru, dan Babulu. Untuk wilayah perkotaan, Kota Samarinda menjadi salah satu daerah yang diperkirakan terdampak, termasuk Kecamatan Palaran, Samarinda Seberang, Samarinda Ilir, Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Kota, serta Loa Janan Ilir.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Kalimantan Timur menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh aktifnya pola konvergensi dan tingginya kelembapan udara di wilayah Kalimantan Timur.
“Terpantau adanya pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur. Kondisi ini mendukung terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang,” ujarnya.
BMKG juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem tersebut dapat meluas ke wilayah lain, seperti Kabupaten Kutai Kartanegara (Anggana, Kembang Janggut, Muara Kaman, Tabang, Samboja, dan Marang Kayu), Kabupaten Berau (Kelay dan Tabalar), serta Kabupaten Kutai Timur (Muara Ancalong, Muara Bengkal, Busang, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung).
Selain itu, wilayah Kota Balikpapan, meliputi Balikpapan Timur, Utara, Tengah, Selatan, dan Balikpapan Kota, serta Kecamatan Sambutan di Kota Samarinda juga berpotensi terdampak.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak yang mungkin timbul, seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan petir.
“Masyarakat diharapkan menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat disertai petir dan selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” pungkasnya.(rbn)
- Penulis: editor



Saat ini belum ada komentar