Rapat Kerja Jadi Penentu Arah Politik PKB Paser Menuju 2029
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- print Cetak

Foto:Sekretaris DPC PKB Kabupaten Paser, Zulfikar Yusliskatin (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Paser memilih memperkuat fondasi organisasi sebelum membahas strategi menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi kepengurusan dinilai menjadi langkah utama agar mesin partai siap menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang.
Sekretaris DPC PKB Kabupaten Paser, Zulfikar Yusliskatin, mewakili Ketua DPC PKB Paser, dr. Fahmi Fadli mengatakan, hingga kini partainya belum membicarakan arah politik maupun peluang koalisi. Menurutnya, seluruh perhatian masih difokuskan pada proses pengukuhan dan pelantikan kepengurusan baru.
“Pembahasan mengenai strategi politik belum menjadi agenda kami. Saat ini yang kami tuntaskan lebih dulu adalah pengukuhan dan pelantikan pengurus. Setelah seluruh proses itu selesai, barulah kami menggelar rapat kerja untuk menyusun program dan langkah politik menuju 2029,” kata Zulfikar saat ditemui, Selasa (30/6/2026)
Ia menjelaskan, rapat kerja nantinya menjadi forum bagi seluruh pengurus untuk menyusun program lima tahunan sekaligus mengevaluasi hasil yang telah dicapai PKB pada periode sebelumnya. Dari forum tersebut juga akan dirumuskan target politik partai pada Pemilu 2029.
Menurut Zulfikar, seluruh keputusan strategis yang diambil DPC PKB Paser tetap mengacu pada kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB.
“Kami tidak akan berjalan sendiri. Semua keputusan tentu diselaraskan dengan arahan DPP maupun DPW, sekaligus mempertimbangkan masukan dari seluruh jajaran pengurus yang baru,” ujarnya.
Ia menilai pembicaraan mengenai peta koalisi maupun dukungan politik masih terlalu dini karena dinamika politik menjelang Pemilu 2029 masih terus berkembang. Karena itu, PKB lebih memilih memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
“Prioritas kami sekarang memastikan kepengurusan di tingkat kecamatan, desa hingga ranting benar-benar solid. Organisasi yang kuat akan menjadi modal utama untuk menghadapi setiap agenda politik,” ucapnya.
Selain membahas program kerja, rapat kerja juga akan menentukan target perolehan kursi DPRD Kabupaten Paser pada Pemilu Legislatif 2029.
“Target kursi akan dibahas bersama Ketua DPC PKB Paser, dr. Fahmi Fadli. Apakah kami memasang target penambahan kursi atau mempertahankan capaian yang ada, semuanya diputuskan melalui rapat kerja,” jelasnya.
Di sisi lain, DPC PKB Paser juga telah mengusulkan nama Ketua DPC PKB Paser, dr. Fahmi Fadli, untuk dipertimbangkan dalam bursa bakal calon Gubernur Kalimantan Timur pada masa mendatang. Menurut Zulfikar, usulan tersebut didasarkan pada rekam jejak Fahmi yang dinilai berhasil membesarkan partai di Kalimantan Timur.
“Kami memberikan rekomendasi karena beliau memiliki kapasitas dan kontribusi yang besar terhadap perkembangan PKB di Kalimantan Timur. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan partai sesuai mekanisme yang berlaku dan perkembangan politik ke depan,” tuturnya.
Ia menambahkan, rekomendasi tersebut telah disampaikan dalam sejumlah forum internal partai dan telah diketahui jajaran PKB di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Meski demikian, Zulfikar menegaskan seluruh keputusan politik DPC PKB Paser baru akan ditetapkan setelah proses konsolidasi organisasi rampung dan dibahas secara resmi dalam rapat kerja.
“Dengan begitu, seluruh kebijakan yang diambil nantinya merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh jajaran pengurus, “ujarnya (Jay)
- Penulis: Editor






Saat ini belum ada komentar