Burhanuddin Nahkodai PBVSI Paser 2026–2030, Fokus Pembinaan Atlet Lokal
- calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
- print Cetak

Foto: Burhanuddin resmi terpilih sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Paser periode 2026–2030 melalui Muscablub yang digelar di Sekretariat KONI Kabupaten Paser (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Burhanuddin resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Paser periode 2026–2030 melalui Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar di Sekretariat KONI Kabupaten Paser, Minggu (21/6/2026).
Pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah seluruh peserta yang memiliki hak suara menyepakati Burhanuddin sebagai calon tunggal untuk memimpin organisasi bola voli di Bumi Daya Taka. Sebanyak 52 peserta yang hadir dalam forum tersebut memberikan dukungan penuh tanpa adanya perbedaan pendapat yang berarti.
Muscablub turut dihadiri jajaran Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Kalimantan Timur serta perwakilan klub-klub bola voli se-Kabupaten Paser. Forum tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat pembinaan olahraga voli di daerah.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Burhanuddin menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh seluruh klub menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama.
“Kepercayaan ini bukan hanya amanah bagi saya pribadi, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk membawa PBVSI Kabupaten Paser menjadi organisasi yang lebih baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, fokus utama kepengurusan mendatang adalah memperkuat pembinaan atlet melalui peningkatan frekuensi kompetisi dan kegiatan olahraga yang berjenjang. Menurutnya, semakin banyak ruang bertanding yang tersedia, maka kemampuan atlet daerah akan semakin berkembang.
Burhanuddin juga berkomitmen untuk memaksimalkan potensi atlet lokal dalam setiap ajang yang diikuti Kabupaten Paser. Ia ingin prestasi yang diraih benar-benar lahir dari hasil pembinaan yang dilakukan di daerah.
“Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada atlet binaan daerah. Targetnya, atlet yang mewakili Kabupaten Paser benar-benar merupakan hasil pembinaan klub dan pengurus di daerah sendiri,” katanya.
Selain program pembinaan, pembenahan tata kelola organisasi juga menjadi perhatian utama. Burhanuddin menilai transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip dasar dalam menjalankan roda organisasi, terutama terkait pengelolaan anggaran.
Menurut dia, seluruh penggunaan dana, baik yang berasal dari APBD maupun sumber pendanaan lainnya, harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada seluruh pihak yang berkepentingan.
Dalam pembentukan kepengurusan periode 2026–2030, Burhanuddin berencana merangkul seluruh klub bola voli yang ada di Kabupaten Paser. Keterlibatan semua unsur dinilai penting untuk menciptakan kebersamaan dan memperkuat pembangunan olahraga voli di daerah.
“Dengan kebersamaan dan dukungan seluruh klub, saya optimistis PBVSI Kabupaten Paser bisa berkembang lebih baik dan mampu meningkatkan prestasi voli Kabupaten Paser pada berbagai level kejuaraan,” harapnya (Jay)
- Penulis: Editor






Saat ini belum ada komentar