Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Home Industri Sabu di Balikpapan Terbongkar, Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Malaysia

Home Industri Sabu di Balikpapan Terbongkar, Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Malaysia

  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN-Praktik pembuatan narkotika jenis sabu di sebuah rumah kawasan permukiman warga di Kota Balikpapan akhirnya terbongkar. Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur mengungkap home industri tersebut setelah melakukan pengembangan kasus dari penangkapan seorang perempuan di hotel yang diduga menjadi lokasi transaksi narkoba.

Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan dua tersangka berinisial AS dan OH. Polisi juga menemukan alat produksi serta bahan kimia yang diduga digunakan untuk meracik sabu di rumah pelaku.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romy Tamtelahitu mengatakan, kasus tersebut bermula ketika petugas menangkap AS di sebuah hotel di Balikpapan pada Selasa (28/4/2026) dini hari.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu dengan berat masing-masing 6,23 gram bruto dan 5,29 gram bruto.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka AS, penyidik kemudian melakukan pengembangan hingga mengarah kepada tersangka OH yang diduga memproduksi sabu secara mandiri,” ujar Romy, Senin (11/5/2026).

Petugas selanjutnya menggeledah rumah OH yang berada di kawasan permukiman warga. Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan sejumlah alat dan bahan yang diduga dipakai untuk memproduksi narkotika.

Menurut Romy, tersangka OH merupakan residivis kasus narkoba yang kembali terlibat dalam peredaran gelap setelah bebas dari hukuman penjara.

“Pelaku mengaku memproduksi sendiri sabu tersebut di rumahnya,” katanya.

Selain memproduksi, tersangka juga diduga mengedarkan sabu hasil racikannya ke sejumlah titik di Balikpapan dengan metode tempel atau sistem jejak.

Polisi menduga bahan baku utama pembuatan sabu berasal dari Malaysia dan dikirim dalam bentuk cairan sebelum diolah menjadi narkotika siap edar.

“Bahan dasar diduga berasal dari Malaysia dan saat ini masih kami dalami untuk mengungkap jaringan pemasoknya,” ucap Romy.

Ia menegaskan, keberadaan laboratorium narkoba di lingkungan permukiman sangat membahayakan masyarakat karena menggunakan bahan kimia mudah terbakar yang berpotensi memicu ledakan maupun kebakaran.

Selain itu, limbah hasil produksi narkotika juga dinilai berisiko mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan warga sekitar.

“Keberadaan home industri narkotika di tengah permukiman menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Atas kasus tersebut, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Polda Kaltim mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LKPj 2025 Mulai Dikupas, DPRD Paser Temukan Ketidaksinkronan Data

    LKPj 2025 Mulai Dikupas, DPRD Paser Temukan Ketidaksinkronan Data

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser mulai mengintensifkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025. Proses evaluasi diawali melalui rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan sejumlah perangkat daerah, Kamis (26/3/2026). Pembahasan ini dilakukan setelah dokumen LKPj resmi diterima DPRD pada 11 Maret lalu, dengan […]

  • BRIDA Kaltim Andalkan Kolaborasi agar Produktivitas Riset Tetap Terjaga

    BRIDA Kaltim Andalkan Kolaborasi agar Produktivitas Riset Tetap Terjaga

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur untuk mengurangi produktivitas penelitian. Di tengah penyusutan pagu anggaran, lembaga tersebut tetap menargetkan puluhan riset setiap tahun melalui berbagai strategi efisiensi dan penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi. Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah, mengatakan target pelaksanaan penelitian tetap dipertahankan pada kisaran […]

  • Usai Diterpa Kritik, Gubernur Kaltim Ambil Alih Pembiayaan Perabot Rumah Jabatan

    Usai Diterpa Kritik, Gubernur Kaltim Ambil Alih Pembiayaan Perabot Rumah Jabatan

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Di tengah derasnya kritik publik terhadap anggaran renovasi rumah jabatan gubernur, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengambil langkah tegas dengan menanggung secara pribadi biaya pembelian sejumlah perabot mewah yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan kedinasan. Keputusan itu diumumkan Rudy di Samarinda, Senin, menyusul sorotan masyarakat terhadap proyek renovasi rumah jabatan gubernur yang nilainya […]

  • Bupati PPU Dorong Desa Bangun Usaha Bersama untuk Tingkatkan Kemandirian

    Bupati PPU Dorong Desa Bangun Usaha Bersama untuk Tingkatkan Kemandirian

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Pemerintah desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta mulai memperkuat kolaborasi ekonomi melalui pengembangan usaha bersama berbasis potensi wilayah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap anggaran pemerintah di tengah keterbatasan fiskal. Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan desa perlu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dengan membangun kerja sama antardesa yang mempunyai potensi […]

  • Fraksi Golkar DPRD Paser Soroti Rendahnya Serapan Anggaran dan Belanja Infrastruktur APBD 2025

    Fraksi Golkar DPRD Paser Soroti Rendahnya Serapan Anggaran dan Belanja Infrastruktur APBD 2025

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Paser memberikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paser, Kamis (25/6/2026). Melalui pemandangan umum fraksi yang dibacakan di ruang rapat paripurna tersebut, Fraksi Golkar […]

  • Bupati Paser Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Dorong Birokrasi Adaptif dan Berorientasi Hasil

    Bupati Paser Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Dorong Birokrasi Adaptif dan Berorientasi Hasil

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Penguatan kinerja birokrasi kembali ditegaskan dalam langkah penyegaran organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser. Bupati Paser, Fahmi Fadli, secara resmi melantik sejumlah pejabat Jabatan Tinggi Pratama (JTP), Senin (6/4/2026), di Pendopo Lou Bapekat. Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi pembenahan tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan roda organisasi berjalan lebih efektif dan selaras […]

expand_less