Fasilitas Sirkuit Masih Jadi Catatan Jelang Paser Cup Race 2026
- calendar_month Senin, 27 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Para raider saat mengikuti ajang balap di sirkuit Kabupaten Paser (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Persiapan Paser Cup Race 2026 tak hanya berfokus pada kesiapan para pembalap dan jadwal perlombaan, tetapi juga pada kondisi fasilitas pendukung di area sirkuit yang dinilai masih perlu pembenahan. Menjelang pelaksanaan kejuaraan pada 2–3 Mei mendatang, aspek kenyamanan penonton, keselamatan lintasan, hingga kapasitas paddock menjadi sorotan utama.
Kejuaraan balap motor terbuka tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah. Panitia bahkan membuka peluang hadirnya pembalap bertaraf Asia, sehingga kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting untuk menunjang kelancaran event.
Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser, Zulkifli, mengatakan sejumlah fasilitas di area sirkuit masih membutuhkan peningkatan agar penyelenggaraan kejuaraan berjalan sesuai harapan.
Ia menyoroti belum tersedianya area penonton yang memadai. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu penumpukan masyarakat di sekitar pagar lintasan seperti yang terjadi pada event sebelumnya.
“Jika jumlah pengunjung meningkat, maka penataan ruang penonton harus dipersiapkan lebih baik. Kami ingin masyarakat dapat menyaksikan balapan dengan aman, nyaman, dan tertib,” kata Zulkifli, Senin (27/4/2026).
Selain itu, ia menegaskan bahwa standar keselamatan lintasan harus diperkuat. Menurutnya, meskipun sirkuit sudah memiliki lintasan balap dan paddock, sejumlah perangkat pendukung keselamatan di beberapa titik masih perlu ditingkatkan.
“Kejuaraan besar membutuhkan dukungan safety yang memadai. Pengamanan di area rawan dan kesiapan teknis lainnya harus diprioritaskan sebelum event dimulai,” ujarnya.
Hasil evaluasi internal IMI menunjukkan masih ada beberapa bagian yang memerlukan penyesuaian. Namun, pembenahan fisik belum dapat dilakukan karena proyek pembangunan sirkuit masih berada dalam tahap pemeriksaan oleh pihak berwenang.
Zulkifli menjelaskan, ruang untuk melakukan perubahan baru tersedia setelah proses pemeriksaan selesai.
“Sesudah tahapan pemeriksaan rampung, kami bisa menyesuaikan kebutuhan di lapangan, terutama untuk peningkatan fasilitas dan keselamatan,” jelasnya.
Di sisi lain, kapasitas paddock juga dinilai belum ideal untuk menampung seluruh kendaraan dan perlengkapan tim jika jumlah peserta mencapai target.
Area yang tersedia saat ini berukuran sekitar 50 x 50 meter. Dengan ratusan peserta, ruang tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan.
“Kalau peserta sesuai target, area sekarang akan cukup padat. Karena itu, perlu dipikirkan langkah ke depan untuk memperluas kapasitas paddock,” tuturnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Iqbal, optimistis Paser Cup Race 2026 akan menarik minat besar dari komunitas otomotif. Ia menyebut tren pendaftaran biasanya meningkat mendekati hari pelaksanaan.
“Registrasi peserta umumnya ramai dua hari sebelum event berlangsung. Jadi jumlah final baru terlihat saat mendekati perlombaan,” kata Iqbal.
Ia menilai target 400 peserta realistis mengingat tingginya antusiasme terhadap ajang balap terbuka tersebut.
Paser Cup Race 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga titik tolak evaluasi pengembangan olahraga otomotif di Kabupaten Paser. Dengan peningkatan fasilitas dan standar keselamatan, sirkuit setempat dinilai berpotensi menjadi tuan rumah event yang lebih besar di masa mendatang.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar