Rakornas 2026 : Fahmi Tegaskan Peran Paser dalam Implementasi Asta Cita Presiden
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

Foto Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat menghadiri Rakornas 2026 di Bogor(ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR, kaltimupdatenews.com – Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Rakornas yang diikuti 4.011 peserta dari seluruh Indonesia ini menjadi forum strategis penyelarasan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Peserta terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati dan wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka Rakornas sekaligus memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah. Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan aparatur negara, bukan semata capaian fisik maupun ekonomi.
Presiden menggarisbawahi pentingnya integritas, keadilan, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan pemerintahan. Ia menyatakan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada pemimpin yang bekerja jujur dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain itu, Presiden juga menegaskan fungsi aparatur pemerintahan sebagai pelayan publik. Kepala daerah diminta memastikan terciptanya rasa aman, ketenteraman, dan keharmonisan sosial di wilayah masing-masing.
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menyambut arahan Presiden tersebut dan menilai Rakornas sebagai sarana strategis untuk memperkuat koordinasi lintas pemerintahan.
“Rakornas ini penting untuk memastikan kebijakan daerah berjalan searah dengan prioritas nasional. Kabupaten Paser siap menjadi bagian aktif dalam pelaksanaan Asta Cita Presiden,” kata Fahmi.
Ia menambahkan bahwa sinergi pusat dan daerah menjadi prasyarat utama agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Tanpa keselarasan, menurutnya, pembangunan berisiko tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Rakornas 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam mewujudkan visi pembangunan jangka panjang nasional.
Sebagai bentuk implementasi nyata, Fahmi menyebut Pemerintah Kabupaten Paser telah mengambil langkah konkret dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kabupaten Paser saat ini tercatat sebagai daerah dengan progres pembangunan KDMP tertinggi, baik di Kalimantan Timur maupun secara nasional. Dari total 57 unit KDMP yang direncanakan, sebanyak 30 unit sedang dalam tahap pembangunan, sementara 27 unit lainnya telah memasuki tahap persiapan lahan.
Program KDMP diarahkan untuk memperkuat struktur ekonomi desa melalui pengembangan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan akses permodalan, penguatan usaha mikro dan kecil, serta pemerataan kesejahteraan hingga tingkat desa.
Fahmi menegaskan bahwa penguatan ekonomi desa sejalan dengan semangat Asta Cita yang menempatkan ekonomi rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Kami berharap apa yang dilakukan Kabupaten Paser dapat menjadi praktik baik bagi daerah lain dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program nyata,” ujarnya.
Melalui Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Paser optimistis koordinasi pusat dan daerah akan semakin solid, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan berkontribusi nyata terhadap terwujudnya Indonesia Emas 2045.(*Rbn)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar